“Cerpen ini menyimpulkan pesan yang dalam, yakni sebuah teguran halus bagi setiap anak agar tidak terlalu larut dalam kesibukan duniawi hingga melupakan orang tua yang menjadi jembatan kesuksesan mereka. Penulis menekankan bahwa bakti terbaik adalah kehadiran dan perhatian di saat mereka masih bernapas,” pungkas Asia Ramli Prapanca.
Asia Ramli Prapanca Ungkap Pesan Moral di Balik “Tubuh Ibu Bau Harum Kasturi”
Rekomendasi untuk kamu

Dikatakannya lagi, penyair Pulo Lasman Simanjuntak dengan keimanenannya itu selalu merasakan harapan yang terbakar, yang meremuklantakkan semua sajak-sajaknya tentang Tanah Pembebasan. “Impian tentang Tanah itulah yang makin menebalkan dirinya sebagai…

Buku “Balutan Asmara La Ruhe” walaupun merupakan karya paling mutakhir. Namun jejak penulisan buku ini, telah merentang hampir 3 dekade, sejak ‘surat-surat asmara’ ini pertama dipenakan La Ruhe. Secara sederhana,…

NusantaraInsight, Makassar — Seperti denyut nadi yang tersembunyi di balik lapisan waktu, buku Guratan Cinta La Ruhe karya Andi Ruhban menggema dalam diskusi hangat di Pusat Kegiatan Belajar Komunitas Anak…

Mendengar janji saya, Ibu langsung memeluk dan dengan suara perlahan Ibu berpesan, jika nanti saya pergi buka bantal yang saya pakai, dan buka lemari di dalam kamar, ada kain yang…

Oleh: Rury Sahabatku Boer Di antara lembar-lembar hukum yang kaku Kulihat eksistensi dirimu Bukan sekadar pembaca pasal yang berlaku Tetapi penjaga nurani yang tak pernah beku Derap langkahmu tidak hanya…








