Dia memberikan apresiasi kepada Ferdhiyadi dan komunitasnya, Ruang Abstrak Literasi, atas dedikasi mereka dalam menyelenggarakan kegiatan ini. Dengan melibatkan pegiat literasi seperti Rusdin Tompo sebagai fasilitator workshop, kegiatan ini tidak hanya akan memperkaya pemahaman sejarah, tetapi juga mempromosikan literasi budaya di kalangan peserta.
“Semoga kegiatan Workshop Tur Sejarah Tallo ini berjalan dengan lancar dan sukses, serta memberikan kontribusi nyata dalam upaya pelestarian dan pemajuan kebudayaan di Sulawesi Selatan,” pungkasnya. (*)










