KPRI Bung LLDIKTI IX Gelar RAT ke-39

NusantaraInsight, Makassar — Koperasi Pegawai Republik Indonesia (KPRI) Bung LLDIKTI Wilayah IX menggelar Rapat Anggota Tahunan (RAT) Ke-39 Tahun Buku 2025 di Auditorium Ridwan Saleh Mattayang, Jalan Bung, Rabu (13/5/2026.

RAT tahun ini mengusung tema “Mewujudkan Koperasi yang Profesional, Akuntabel, Inovatif, dan Berdampak pada Kesejahteraan Anggota.”

Kegiatan tersebut dibuka Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr Andi Lukman, M.Si. Hadir pula perwakilan Dinas Koperasi dan UMKM Provinsi Sulawesi Selatan dan Dinas Koperasi Kota Makassar, pengawas koperasi, mitra perbankan, serta para pendiri KPRI Bung.

Dalam RAT tersebut, pengurus menyampaikan laporan pertanggungjawaban tahunan sekaligus memaparkan capaian kinerja koperasi sepanjang tahun buku 2025 serta program strategis untuk tahun mendatang.

Wakil Ketua KPRI Bung LLDIKTI IX, Prof Dr Delly Mustafa, M.Si menyampaikan bahwa koperasi berhasil membukukan Sisa Hasil Usaha (SHU) sebesar Rp279.413.921. Nilai tersebut mengalami penurunan dibanding tahun buku 2024 yang mencapai Rp382.740.604.

Penurunan SHU lanjut Delly, dipengaruhi berkurangnya anggota PNS akibat pensiun maupun berhalangan tetap, serta adanya sejumlah tunggakan angsuran anggota.

BACA JUGA:  Seleksi FLS3N-O2SN-LKS Disabilitas MKKS Wilayah 2 Resmi Digelar di SLBN 2 Makassar

Meski demikian, pihaknya tetap optimistis terhadap pertumbuhan koperasi ke depan.

“Kami masih terus berjuang dalam semangat kebaikan dan kebersamaan. Program kesejahteraan yang dijalankan telah memberi dampak positif bagi anggota. Ini membuktikan koperasi bukan sekadar lembaga keuangan, tetapi juga mitra peningkatan kesejahteraan anggota,” ujarnya.

Ia menambahkan, tantangan digitalisasi harus dijadikan momentum untuk memperkuat koperasi melalui inovasi dan kolaborasi yang lebih luas.

“Kami menyusun rencana kerja 2026 dengan penuh rasa tanggung jawab agar Koperasi Bung dapat menjadi pelopor kesejahteraan anggota,” tambahnya.

Dalam RAT tersebut juga dibahas sejumlah program strategis, di antaranya penguatan layanan digital koperasi, peningkatan kapasitas anggota, serta pengembangan unit usaha produktif.

Kepala LLDIKTI Wilayah IX, Dr Andi Lukman, M.Si memberikan apresiasi terhadap kinerja koperasi yang dinilai mampu menjaga stabilitas organisasi dan transparansi pengelolaan keuangan.

“Koperasi harus terus adaptif dan profesional agar mampu menjadi contoh pengelolaan ekonomi kolektif yang sehat,” katanya.

Sementara itu, perwakilan Dinas Koperasi Provinsi Sulawesi Selatan berharap koperasi terus mendapatkan dukungan penuh dari anggota serta mampu menjalankan program-program yang realistis dan berdampak langsung pada kesejahteraan anggota.