Dies Natalis ke-63, LLDIKTI IX Dorong UKI Paulus Jadi Kampus Berdampak

“Saya berharap UKI Paulus terus bergerak, dari baik menjadi unggul, dari unggul menjadi berdaya saing, dan dari berdaya saing menjadi berdampak,” katanya.

Gelar Adalah Amanah

Khusus kepada wisudawan dan wisudawati, Syahruddin berpesan agar gelar akademik yang diperoleh tidak sekadar menjadi kebanggaan.

Dunia setelah kampus, menurutnya, akan lebih banyak menilai kompetensi, kemampuan bekerja, menawarkan solusi serta integritas seseorang.

“Gelar bukan mahkota. Gelar adalah amanah,” ujarnya.

Karena itu, ia meminta setiap lulusan membawa tiga bekal utama dari UKI Paulus, yakni kompetensi, integritas dan kepedulian.

“Kompetensi membuat Saudara mampu. Integritas membuat Saudara dipercaya. Kepedulian membuat keberadaan Saudara berarti,” katanya.

Ia juga meminta lulusan tidak takut menghadapi pesatnya perkembangan AI dan teknologi.

“Jangan menjadi manusia yang kalah oleh teknologi. Jadilah manusia yang mampu menggunakan teknologi untuk menghasilkan manfaat,” pesannya.

Syahruddin juga menyampaikan penghargaan kepada orang tua dan keluarga wisudawan. Menurutnya, di balik keberhasilan seorang mahasiswa terdapat doa, pengorbanan dan kesabaran keluarga.

“Jangan hanya membuat orang tua bangga pada gelar Saudara. Buatlah mereka bangga pada karakter Saudara. Karena gelar tertulis di atas kertas, tetapi karakter ditulis melalui perjalanan hidup,” katanya.

BACA JUGA:  Polres Bicara Pencegahan Tindakan Kriminal di Kalangan Pelajar di SMAN 2 Enrekang

Mengakhiri sambutannya, Syahruddin berharap UKI Paulus semakin unggul dalam mutu, kuat dalam tata kelola, maju dalam inovasi, luas dalam jejaring dan semakin nyata memberikan dampak bagi masyarakat.

“Jangan hanya menjadi alumni yang bangga kepada almamater. Jadilah alumni yang membuat almamater bangga,” pungkasnya.