DiaPro Karya Dosen PNUP Terpilih dalam Program Inkubasi Lab2Market, Menuju Platform AI Healthcare Berbasis Radio Network Planning

Program Lab2Market bertujuan mempercepat transformasi hasil penelitian perguruan tinggi menjadi produk inovasi yang siap diadopsi industri. Rangkaian kegiatan berlangsung mulai Juni hingga Desember 2026, diawali dengan Lab2Market Kick-Off Day dan workshop pada 25–26 Juni 2026 di Jakarta. Keikutsertaan dalam program ini menjadi momentum strategis untuk memvalidasi kesiapan teknologi sekaligus mempercepat proses hilirisasi menuju produk yang siap diimplementasikan dan dikomersialisasikan. Selama program berlangsung, tim peneliti akan memperoleh pendampingan dari mentor bisnis, investor, dan pakar komersialisasi teknologi dalam validasi pasar, penyusunan model bisnis, strategi perlindungan kekayaan intelektual, pengembangan jejaring industri, hingga persiapan pembentukan perusahaan rintisan (spin-off) berbasis teknologi.

Direktur Politeknik Negeri Ujung Pandang, Prof. Rusdi Nur, S.S.T., M.T., Ph.D., menyampaikan apresiasi atas capaian tersebut. Menurutnya, keberhasilan dua dosen PNUP mengikuti program internasional ini menunjukkan bahwa riset terapan yang dikembangkan di PNUP tidak hanya memiliki kualitas akademik, tetapi juga potensi besar untuk dihilirisasikan menjadi produk yang memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
“Keberhasilan ini menunjukkan bahwa hasil penelitian dosen PNUP tidak berhenti pada publikasi ilmiah, tetapi berkembang menjadi inovasi yang memiliki peluang untuk dihilirisasikan. Kami berharap pengalaman, jejaring, dan pendampingan yang diperoleh melalui Lab2Market dapat memperkuat ekosistem inovasi dan kewirausahaan teknologi di PNUP serta mempercepat lahirnya produk-produk teknologi karya anak bangsa,” ujar Prof. Rusdi Nur.

BACA JUGA:  Wamen Dikdasmen Direncanakan jadi Pembicara Kunci Seminar Nasional APKS PGRI Sulsel

Melalui pengembangan DiaPro, PNUP tidak hanya menghasilkan inovasi berbasis Artificial Intelligence, tetapi juga memperkuat kepakaran dalam Radio Network Planning sebagai fondasi infrastruktur komunikasi digital bagi layanan AI Healthcare. Sinergi antara kecerdasan buatan, jaringan komunikasi nirkabel, dan teknologi kesehatan ini diharapkan mampu mempercepat transformasi layanan kesehatan digital sekaligus memperkuat posisi PNUP sebagai perguruan tinggi vokasi yang unggul dalam riset terapan dan hilirisasi teknologi.