Mahasiswa KKN-T Unhas Hadirkan Peta Sebaran Fasilitas Pengelolaan Sampah di Kelurahan Pai

Makassar, NusantaraInsight — Upaya mendukung pengelolaan sampah berbasis Zero Waste terus dilakukan di Kelurahan Pai, Kecamatan Biringkanaya, Kota Makassar. Salah satunya melalui program pemetaan Bank Sampah dan Tempat Pengolahan Sampah Reduce, Reuse, Recycle (TPS3R) yang dilaksanakan oleh mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Zero Waste Gelombang 116 Universitas Hasanuddin (Unhas).

Hasil pemetaan tersebut diserahkan kepada Pemerintah Kelurahan Pai dan diterima langsung oleh Lurah Pai, Nur Ikhwan, S.S.T.P., di Kantor Kelurahan Pai, Rabu (12/8).

Program ini berangkat dari kebutuhan akan informasi mengenai lokasi fasilitas pengelolaan sampah yang tersedia di wilayah Kelurahan Pai. Mahasiswa melakukan pendataan secara langsung dengan mengunjungi sejumlah Bank Sampah dan TPS3R, kemudian mengumpulkan titik koordinat serta dokumentasi dari masing-masing lokasi.

Data yang diperoleh selanjutnya diolah menjadi informasi spasial dan disajikan dalam bentuk peta. Melalui peta tersebut, masyarakat dapat melihat persebaran fasilitas pengelolaan sampah yang telah ada di Kelurahan Pai secara lebih mudah dan informatif.

Pemetaan ini juga menjadi relevan dengan diberlakukannya Instruksi Nomor 3 Tahun 2026 Pemerintah Kota Makassar sejak 1 Agustus, yang mewajibkan masyarakat melakukan pemilahan sampah sejak dari sumbernya. Ketersediaan informasi mengenai lokasi Bank Sampah dan TPS3R dinilai dapat mendukung penerapan kebijakan tersebut di tingkat masyarakat.

BACA JUGA:  Tradisi SMAN 2 Enrekang di Awal Tahun Ajaran

Selain memberikan informasi kepada masyarakat, hasil pendataan ini diharapkan dapat menjadi referensi awal bagi Pemerintah Kelurahan Pai dalam melihat kondisi dan persebaran fasilitas pengelolaan sampah di wilayahnya. Keberadaan data tersebut juga dapat mendukung rencana pendataan Bank Sampah yang akan dilakukan oleh pihak kelurahan.

Lurah Pai, Nur Ikhwan, S.S.T.P., menyambut baik hasil program kerja mahasiswa KKN-T Unhas tersebut. Ia menilai peta yang dihasilkan dapat memberikan manfaat sebagai salah satu sumber informasi terkait pengelolaan sampah di Kelurahan Pai.

“Peta ini bagus dan bisa menjadi informasi yang bermanfaat bagi masyarakat maupun pihak Kelurahan Pai. Ke depannya, kami juga berharap setiap RT dan RW di Kelurahan Pai dapat menjalankan pengelolaan sampahnya masing-masing,” ujarnya.

Penanggung jawab kegiatan, Andi Raya Maulana Aswar, mahasiswa Teknik Geologi Universitas Hasanuddin, mengatakan pemanfaatan pendekatan spasial dalam program tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai fasilitas pengelolaan sampah yang telah tersedia sekaligus mendorong pengembangannya di masa mendatang.