“Kita berharap tahun depan tidak hanya piala yang kita lihat, tetapi juga ada uang pembinaan. Semoga itu bisa terwujud sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi anak-anak kita,” harapnya.
Ia mengungkapkan, sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih peserta, Pemerintah Kota Makassar memberikan beasiswa kepada para pemenang.
Beasiswa tersebut diberikan kepada juara satu, dua, dan tiga sebagai bagian dari program pembinaan dan motivasi bagi siswa berprestasi.
“Untuk yang menang kita akan berikan beasiswa berprestasi. Juara satu, dua, dan tiga akan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota Makassar,” tuturnya.
“Ini adalah salah satu bentuk pembinaan untuk anak-anak kita sekaligus dorongan agar mereka terus melakukan hal-hal yang positif,” sambung Achi.
Lebih lanjut, mantan Kepala DP3A itu menegaskan bahwa kegiatan olahraga, seni, dan budaya yang difasilitasi sekolah merupakan bagian dari implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang pengembangan budaya aman dan nyaman di lingkungan sekolah.
Menurutnya, kebijakan tersebut juga sejalan dengan program pembinaan karakter peserta didik melalui PP Tunas yang mendorong pembatasan penggunaan gawai pada anak-anak dengan mengalihkan aktivitas mereka ke kegiatan yang lebih positif dan produktif.
Dia menegaskan, rujukan tersebut beririsan dengan PP Tunas yang baru terkait pembatasan penggunaan gadget pada anak-anak, tetapi pengalihannya melalui kegiatan-kegiatan yang positif.
Karena itu, selaku kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, terus mendorong seluruh sekolah untuk menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler yang berkualitas dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi peserta didik sesuai minat dan bakat masing-masing.
“Apalagi ekstrakurikuler mereka di sekolah keren-keren. Kita berharap semua sekolah di Makassar memiliki kegiatan ekstrakurikuler yang bisa membanggakan siswa-siswi dan sekolahnya,” jelasnya.
“Yang pasti dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan orang tua agar berkomitmen mendorong anak-anaknya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler,” lanjutnya.
Di akhir sambutan, Achi berpesan kepada seluruh peserta agar terus bersemangat mengembangkan kemampuan mereka.
Bagi para juara, ia meminta agar prestasi tersebut menjadi motivasi untuk terus berlatih dan meraih pencapaian yang lebih tinggi.
Sementara bagi peserta yang belum berhasil meraih kemenangan, ia berharap agar tidak berkecil hati. Ditambahkan, bibit-bibit muda yang ada di Makassar harus terus berkembang dan terus menjadi juara.
“Yang menang boleh berbangga hati, tetapi yang belum menang jangan berkecil hati. Jadikan ini sebagai motivasi untuk melangkah lebih jauh dan melompat lebih tinggi,” pungkasnya. (*)













