Konferprov PWI Sulsel, Jaga Persaudaraan, Hargai Wartawan Senior

Dalam semangat itu pula, wartawan-wartawan senior tidak boleh dilupakan, apalagi disingkirkan. Mereka adalah bagian penting dari sejarah perjalanan PWI Sulsel.

Banyak di antara mereka yang pernah memimpin organisasi, menjadi pengurus, membina generasi muda, dan hingga kini masih aktif menjalankan profesi kewartawanan. Pengalaman, kebijaksanaan, dan keteladanan mereka merupakan aset berharga yang tidak tergantikan.

Generasi muda membutuhkan energi dan semangat pembaruan, sementara para senior memiliki pengalaman dan kearifan yang lahir dari perjalanan panjang profesi. Keduanya harus berjalan beriringan untuk memperkuat PWI Sulsel di masa depan.

Karena itu, menjelang Konferprov PWI Sulsel, marilah kita menjadikan forum ini sebagai ajang demokrasi yang bermartabat sekaligus ajang mempererat tali silaturrahim.

Setelah semua proses selesai, tidak ada lagi kubu A atau kubu B. Yang ada hanyalah satu keluarga besar PWI Sulawesi Selatan yang bersama-sama menjaga muruah organisasi, meningkatkan profesionalisme pers, dan mengabdikan diri untuk kepentingan masyarakat.

Sebab pada akhirnya, jabatan hanyalah amanah yang dibatasi waktu, sedangkan persaudaraan adalah warisan yang nilainya jauh lebih panjang daripada satu periode kepengurusan.***

BACA JUGA:  Dr. Muhammad Yusran : Guru Teknologi dan Penggerak Inovasi