Atlanta,AS, NusantaraInsight — Seperti banyak diperkirakan, Argentina akhirnya lolos ke final Piala Dunia 2026 dan menantang Spanyol, setelah menang 2-1 atas Inggris di babak semifinal di Stadion Atlanta, Kamis (16/7/2026) dinihari.
Spanyol lebih dulu maju ke final setelah mengalahkan Prancis 2-0 dalam pertandingan Rabu (15/7/2026) dinihari. Prancis dan Inggris akan memperebutkan Juara III pada tanggal 19 Juli 2026 pukul 05.00 Wita.
Inggris sebenarnya unggul lebih dulu 1-0 pada menit ke-55 melalui A.Gordon yang berhasil memanfaatkan umpan silang dari sebelah kiri jala Argentina yang dikawal E.Martinez. Gol ini akhirnya disamakan E.Fernandez pada menit ke-85 dan L.Martinez mengunggulkan Argentina menjadi 2-1 pada menit ke-90+2.
Argentina setelah ketinggalan 0-1 langsung meningkatkan intensitas serangan. Bahkan mengurung Inggris dalam permainan 2/3 lapangan. Praktis seluruh pemain Inggris ditarik ke belakang mempertahankan jala Pickford tidak bergetar. Gol pertama akhirnya lahir juga dari E.Fernandez yang berhasil menggetarkan jala Pickford. Satu tendangan keras L.Martinez dari luar kotak penalti memastikan kemenangan Argentina.
Beberapa kali kiper Inggris Pickford tampil gemilang dengan beberapa kali mampu menyelamatkan gawangnya dari kebobolan. Pada pihak Argentina, dua kali kesempatan melahirkan gol gagal karena tendangan yang mengenai tiang gawang.
Setelah peluit panjang dibunyikan wasit Ismael Alfath asal Amerika Serikat, pemandangan yang antagonis tampak di lapangan. Para pemain Argentina yang merayakan kemenangan mereka dan mengulang sukses sebagai finalis ketika Piala Dunai 2022 di Qatar dan berhadapan dengan Prancis di final, kemudian menjadi juara. Pada sisi lain lapangan, tampak pemain Inggris tertunduk kecewa karena tidak mampu mempertahankan keunggulan yang tinggal 15 menit pertandingan usai dengan tambahan waktu 9 menit.
Sifat sportivitas diperlihatkan Lionel Messi yang mendatangi kapten Tim Inggris Harry Kane yang tampak sangat terpukul oleh kekalahan yang sangat menyakitkan ini. Messi menepuk-nepuk punggung Harry Kane yang dengan wajah sendu harus menerima kekalahan atas Argentina. Rasa kecewa juga tampak pada pelatih Inggris Tomas Tuchel yang tidak menyangka kemenangan yang sudah di dalam genggaman bisa dicuri oleh Argentina pada menit-menit menjelang laga usai.
Wasit asal Amerika Serikat ini memberikan kartu kuning kepada C.Anderson (Inggris) dan tiga kartu kuning lainnya kepada pemain Argentina, yakni L.Martinez, C.Romero, dan R.De Paul.
Ini untuk kedua kalinya anak asuhan L.Scaloni ini mencatatkan diri sebagai finalis Piala Dunia.

br
br
br






br
br






