Bisa jadi, inilah yang jadi pangkal munculnya istilah “camidu” alias catat mi dulu, sebagai pengganti kasbon atau ngutang.
Pemilik warkop percaya bahwa pelanggannya itu akan menyelesaikan bill yang tertunda dibayarkan.
Bahkan, dalam banyak kesempatan, ia berbaik hati melunasi titipan ongkos kopi dari sahabat-sahabat satu komunitasnya di warkop tersebut. (*)












