Lailatul Qadri Milik Siapa?

Lailatul qadri
Ilustrasi: Tribunnews.

Salah satu hadis yang menjadi rujukan banyak kiai tentang Lailatul kadae ini adalah hadis yang diriwayatkan oleh Ubay bin Ka’ab yang mengatakan dan artinya:” Malam itu adalah malam yang cerah, yaitu malam kedua puluh tujuh (bulan Ramadan).

Dan tanda-tandanya ialah pada pagi hari matahari terbit berwarna putih tanpa memancarkan sinarnya ke segala penjuru”. (HR Muslim No.762 dari Ubay bin Ka’ab).

Nah, persoalannya sekarang di Indonesia jika merujuk pada malam-malam ganjil tersebut, malam ganjil menurut versi Muhammadiyah atau versi pemerintah.

Masalahnya, jika versi Muhammadiyah jelas malam ganjil sudah dihitung dari awal mula puasa Ramadan.

Begitu pun dengan versi pemerintah, malam ganjilnya berbeda dengan Muhammadiyah. Kalau begini, malam lailatul kadar bisa bingung?

Selamat menjalankan ibadah puasa. Juga selamat berpikir tentang malam lailatul kadar itu. Wassalam!

BACA JUGA:  Catatan Tercecer dari Reuni Alumni UIN Alauddin (5-Habis): Prof. Dr.Kadri, S.Ag. M.Si.: Hidup Ini Sukses & Milik Petarung