News  

Kenangan Reuni Alumni UIN Alauddin di Bima : Dari Penjual Ikan Hingga Cerita Cinta

Singkat kisah, Thib mau melamar perempuan tersebut. Apalagi ternyata saat itu dia memandang wajah si doi tersebut, tak tampak bayangan wajah Guru. Kalau tampak berarti melarang. Kali ini, berarti okey..

Thib pun meminta foto perempuan tersebut. Si perempuan bukan fotonya yang diberikan, melainkan klise (negatif)-nya, sehingga Thib mencetaknya beberapa lembar. Dia simpan pada beberapa tempat, termasuk di lemari rumah kontrakannya.

Foto itu pun dibawa ke Bima dan diperlihatkan pada Guru untuk dimintai restu melalui ‘istikharah”-nya. Satu minggu setelah Guru istikharah, keputusannya belum muncul. Sepuluh hari istikharah berlalu, pun belum turun hasilnya. Sampai pada suatu hari Guru berkata.

“Anak ini, dari segi agama bagus. Keturunannya juga bagus. Dan dari perilakunya, pun baik. Tetapi, untuk mencapainya (menjadikannya sebagai istri), banyak jalan berliku yang harus dilalui,” kata Guru mengungkapkan hasil istikharahnya pada hari ke-15.

“Itulah cara Guru mengungkapkan ketidaksetujuannya terhadap suatu keinginan anak-anaknya. Selalu menggunakan amsal dan bahasa yang kias.

Tidak pernah menggunakan kalimat langsung,” tutup Thib kemudian langsung mohon izin karena harus menjemput Prof.Dr. Hj. Musdah Mulia, M.A., istrinya, yang seharusnya hadir dalam acara reuni, namun baru mendarat di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin Bima, dari Lombok, pada pukul 13.30 hari itu.

BACA JUGA:  Hamdan Ikut Pikul Keranda Ayahnya

Testimoni pun dilanjutkan oleh para alumnus yang hadir. Penulis yang bukan alumni IAIN (UIN) Alauddin juga didapuk menyampaikan testimoni inspiratif.

“Saya juga heran mengapa juga didaulat menyampaikan testimoni, padahal bukan alumni IAIN Alauddin. Tetapi, saya sadar dan menduga alasannya karena dianggap orang yang menjadi pemicu keberhasilan seorang alumni UIN Alauddin, Ahmad Thib Raya, sebagai Profesor.

Ketua Panitia Pelaksana Reuni Alumni Lintas Generasi H. Mansyur. S.Ag., yang juga Kepala Kantor Kemenag Kota Bima menutup kegiatan dengan ucapan terima kasih dan “alhamdulillah”. (M.Dahlan Abubakar).