NusantaraInsight, Bima — Ada pemandangan yang mengharukan ketika jenazah TG KH Muhammad Hasan, B.A. diusung dari Masjid Pondok Pesantren Al Mukhlishin Paradorato Bima ke Tempat Pemakaman Umum (TPU) Parado, Minggu (25/1/2026) pagi.
Dr.Hamdan Zoelva, S.H.,M.H., yang ketika ibunya meninggal 21 Juli 2021 tiba di Bima setelah almarhumah dimakamkan, kali ini jika pun ayahnya langsung dimakamkan, juga sama. Tidak akan melihat lagi jenazah ayahnya.
Namun Prof.Dr. Ahmad Thib Raya, M.A. berpesan dan memutuskan agar pemakaman ditunda sehari, setelah pesawat ATR Wing Air memutuskan “return to base” (kembali ke bandara asal) Bandara Internasional Zainuddin Abdul Majid Lombok, Sabtu sore karena gagal mendarat di Bandara Sultan Muhammad Salahuddin lantaran cuaca buruk.
Pada saat akan dimakamkan, sebagai wujud pengabdian terakhir buat ayahnya, Hamdan Zoelva ikut memikul keranda sejauh sekitar 200m dari jarak sekitar 1km yang harus ditempuh. Mengenakan kemeja putih, kopiah hitam, dan kacamata hitam, Ketua Mahkamah Konstitusi RI periode 2013-2015 itu menggunakan bahu kanannya, memikul keranda ayahnya yang terungkus kain warna hijau.
Dari data pengirim ucapan duka melalui kembang papan, terdapat juga komunitas “Ajudan dan Walpri (Pengawal Pribadi) Ketua MK Periode 2013-2015. Mereka mengirim ungkapan duka cita yang mendalam atas kepergian ayah dari sosok pimpinan yang pernah mereka kawal. Tentu saja, mereka pernah ikut dan bersilaturahim dengan almarhum TG KH Muhammad Hasan, B.A., saat almarhum ke Jakarta atau pun ketika Hamdan menziarahi kedua orang tuanya di Bima.
Berdasarkan foto yang diterima, dari kalangan Menteri Kabinet Merah Putih, selain Menteri Koordinator Bidang Hukum, HAM, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Pro.Dr. Yusril Ihza Mahendra, S.H.,M.Sc. yang juga senior Hamdan, juga terdapat Dr.Ferry Juliantono, S.E.Ak.,M.Si., Menteri Koperasi RI. Para wakil menteri, meliputi Ir.H. Ahmad Riza Patria, M.B.A. Wamen Desa dan PDT RI, Viva Yoga Mulyadi, Wakil Menteri Transmigrasi RI, dan Fahri Hamzah, Wakil Menteri Perumahan dan Permukiman RI.
Delapan Hakim Mahkamah Konstitusi RI masing-masing mengirim bunga duka, yakni Dr.Suhartoyo, S.H.,M.H.,(Ketua Mahkamah Konstitusi RI), Prof.Dr. Saldy Isra, S.H., M,H. (Wakil Ketua MK RI), dan para Hakim MK; Prof.Dr.Arief Hidayat, S.H.,M.S., Prof.Dr.Anwar Usman, S.H., M.H. Prof.Dr. Enny Nurbaningsih S.H.,M.Hum, Dr.Daniel Yusmic P.Foekh, S.H.,M.H., Arsul Sani,S.H.,M.H. Ph.D., dan Prof.Dr. M.Guntur Hamzah, S.H.,M.H. Keluarga Besar Mahkamah Konstitusi RI dan “Ajudan dan Walpri Ketua MK Periode 2013-2015”, serta Janedry M.Gaffar — Sekjen Mahkamah Konstitusi saat Hamdan Zoelva menjabat Ketua MK 2013-2015, dan keluarga pun mengirim ucapan duka serupa,
Nama-nama lain: Gubernur Provinsi Papua Gubernur Provinsi Papua Komjen Pol. (Purn.) Matius D.Fakhri, S.I.K., S.H., M.H., Dr.H.Lalu Iqbal, S.IP, M.Si., Gubernur NTB, dan Hj Indah Damayanti Putri, S.E.M.IP, Wagub NTB, Prof.Dr.H.Amien Suyitno, M.A. Dirjen Pendidikan Islam Kemenag RI, Prof.Dr. Ir. Asep Saefuddin, M.Sc.(Rektor Universitas Insan Cita Indonesia –UICI), Jenderal TNI Prof.Dr. AM Hendripriyono, S.T.,S.H.,M.H (mantan Kepala Bakin), Irjen Pol.Purn Dr.Drs. Boy Rafly Amar, M.H. (mantan Humas Mabes Polri), Amir Syamsuddin (mantan Menteri Hukum dan HAM), dan Keluarga, Wali Kota Bima, H.A.Rahman H.Abidin S.E. & Wakil Wali Kota Bima Feri Sofiyan, S.H..Keluarga Besar Alm.RMB Jacub Ishak -Jakarta (mertua Hamdan Zoelva), Pontjo Soetowo, beberapa rektor, keluarga besar Laznas Tanjidiziah Syarikat Islam, Pemuda Muslimin Indonesia, BPP dan DPD/C Partai Bulan Bintang, DPP dan DPD Partai Demokrat NTB, dan sejumlah kerabat lainnya. Papan ucapan duka itu berjejer di sepanjang Jl. Diponegoro, Salama Kota Bima.












