News  

LP2M UIN Alauddin Pantau Riset Peternakan Berbasis Teknologi di Kabupaten Takalar

Takalar, NusantaraInsight – Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LP2M) UIN Alauddin Makassar melaksanakan kegiatan monitoring dan evaluasi (monev) terhadap penelitian yang didanai melalui Program Bantuan Penelitian Mora The Air Funds Tahun 2025. Kegiatan berlangsung selama dua hari, 28–29 Oktober 2026, dengan lokasi monev di Desa Kampung Beru dan Kelurahan Parangluara, Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar.

Penelitian yang dimonev berjudul Bioteknologi Reproduksi Berbasis Precision Livestock Farming untuk Ketahanan Pangan Menuju Indonesia Emas 2045: Pilot Project di Kabupaten Takalar. Riset ini diketuai Prof. Dr. Ir. Muhammad Basir Paly, M.S., dengan anggota Dr. Ir. A. Muhammad Syafar, A.Md., S.T., M.T., IPM.; Dr. Inna Novianty, M.Si. dari IPB University; Rasyidah Mappanganro, S.Pt., M.Si.; Muhammad Arsan Jamili, S.Pt., M.Si.; Ayu Lestari, S.Pt., M.Si.; Rahman, S.Kom., M.T.; dan Andi Muhammad Nur Hidayat, S.Kom., M.T.

Monev dilaksanakan oleh Tim Monev LP2M yang terdiri atas Dr. Hasbi Ibrahim, SKM., M.Kes., Haruddin, S.I.P., M.IP dan Widya Pusvita Nur, S.Kom. Tim menilai kemajuan pelaksanaan riset, capaian output dan outcome, penggunaan dana, serta kelengkapan dokumentasi pendukung. Penilaian memakai tujuh aspek berbobot: kesesuaian dengan proposal, capaian output, relevansi dan dampak hasil riset, pengelolaan keuangan, kreativitas dan inovasi, tata kelola riset, serta dokumentasi dan bukti fisik.

BACA JUGA:  Pimpinan PGRI Soppeng Terbentuk, Naharuddin: Mending Kita Terobos Hujan....

Tim Monev mencatat pelaksanaan riset berjalan sesuai proposal, tahapan kegiatan telah diselesaikan, dan kendala di lapangan telah diidentifikasi serta disertai upaya penyelesaiannya. Dari sisi luaran, tim peneliti telah menghasilkan artikel, buku, dan Hak Kekayaan Intelektual (HKI). Dari sisi keuangan, dana yang terserap mencapai 70% dari total anggaran riset sebesar Rp1 miliar. Penggunaannya sesuai rencana anggaran dan didukung laporan pertanggungjawaban serta bukti pengeluaran yang lengkap.

Penelitian ini mengintegrasikan bioteknologi reproduksi ternak dengan pendekatan precision livestock farming, yakni pemanfaatan teknologi pemantauan dan pengolahan data untuk meningkatkan efisiensi reproduksi dan produktivitas ternak. Pilot project di Kecamatan Polongbangkeng Utara, Kabupaten Takalar ini diharapkan menjadi model yang dapat direplikasi untuk memperkuat penyediaan protein hewani dan mendukung ketahanan pangan menuju Indonesia Emas 2045.

Tim Monev juga menilai komposisi tim peneliti yang lintas disiplin, yakni peternakan, teknik informatika, dan instrumentasi, serta kolaborasi dengan IPB University, memperkuat kualitas dan inovasi penelitian.

Tim Monev merekomendasikan agar tim peneliti mempertahankan konsistensi pelaksanaan hingga kegiatan selesai, menuntaskan serapan sisa anggaran sesuai RAB, mendorong luaran publikasi dan HKI menuju status terbit atau terdaftar, serta mendiseminasikan hasil pilot project kepada pemangku kepentingan agar dapat berkelanjutan dan direplikasi di wilayah lain.

BACA JUGA:  Atlet PGRI Wajo Latihan Intensif, Tatap Porsenijar 2026

Melalui kegiatan monev ini, LP2M UIN Alauddin Makassar menegaskan komitmennya menjaga mutu, akuntabilitas, dan relevansi penelitian di lingkungan kampus.

Tim Humas / LP2M UIN Alauddin Makassar