Posisi sekretaris diemban oleh Dr. Andi Luhur Prianto, S.IP., M.Si., didukung enam wakil sekretaris, sementara bidang keuangan dipercayakan kepada Dr. Rosnaeni Daga, S.E., M.M. sebagai bendahara dan Dr. Dien Triana Abdullah, S.E., M.Si. sebagai wakil bendahara.
MKPD CIDES ICMI Sulsel membentuk enam divisi strategis.
Divisi Riset dan Pengembangan menjadi pusat produksi gagasan dan penelitian yang diperkuat oleh Yuhardin, Siswan Tiro, Setyawati Yani, Asratillah, Andi Nasri Abduh, dan Nursandy Syam.
Di bidang komunikasi publik, Divisi Media dan Publikasi dihuni oleh sejumlah figur yang aktif di dunia media dan komunikasi seperti Dr. Muhammad Yahya, Rusdin Tompo, Ahmad Sudirman Kambie, Ilham Husain, M. Nasrun Nur, dan Kamaruddin Azis.
Penguatan kolaborasi eksternal menjadi tanggung jawab Divisi Penguatan Jejaring dan Kemitraan yang diperkuat oleh Dr. Muhammad Natsir Mallawi, Andi Ahmad Yani, Dr. Ardiansyah S. Pawinru, Dr. Faisal Syam, Dr. Muhammad Yusuf Ali, dan Andi Ikram Rifqi.
Sementara itu, peningkatan kapasitas sumber daya manusia menjadi fokus Divisi Pendidikan dan Pelatihan yang beranggotakan Dr. Azwar Anwar, dr. Asriadi Ali, Ian Adrian Bustanuddin, Ilham Bakhtiar, dan Andi Sri Wulandani.
CIDES ICMI Sulsel juga membentuk Divisi Pengembangan Wilayah yang akan mengawal isu pembangunan daerah dan tata ruang, diperkuat oleh Muttaqin Azikin, Dr. Amruddin AE, Arief Wicaksono, Dr. Taufik Nur, dan Syamsul Alam.
Adapun Divisi Edukasi dan Advokasi yang beranggotakan Dr. Abdul Haris Hamid, Dr. Fadli Andi Natsif, Dr. Asis Nojeng, Masmulyadi, dan Nur Amelia akan fokus pada penguatan literasi publik, pendidikan masyarakat, serta advokasi berbagai isu strategis yang berkaitan dengan pembangunan dan keadilan sosial.
Adi Suryadi menilai, komposisi yang melibatkan puluhan profesor, doktor, akademisi, profesional, birokrat, dan tokoh masyarakat dari berbagai bidang keahlian,
Adi Suryadi Culla menegaskan, CIDES ICMI Sulawesi Selatan hadir bukan sekadar sebagai organisasi, melainkan sebagai pusat pemikiran strategis yang diharapkan mampu melahirkan rekomendasi kebijakan, penelitian, dan inovasi yang relevan bagi masa depan Sulawesi Selatan.
“Kehadiran para tokoh ini menjadi fondasi kuat bagi CIDES ICMI Sulsel untuk menjalankan perannya sebagai jembatan antara ilmu pengetahuan, kebijakan publik, dan kebutuhan masyarakat dalam mewujudkan pembangunan yang inklusif, berkelanjutan, dan berkeadaban,” kuncinya.
Jajaran Dewan Pembina, MKPD CIDES ICMI Sulsel dipimpin oleh Ketua MPW ICMI Sulawesi Selatan, Prof. Dr. H. Arismunandar, M.Pd., didampingi Prof. Dr. Hj. Farida Patittingi, S.H., M.Hum. sebagai wakil ketua.













