Meski demikian, Helmy menegaskan bahwa komitmen menjaga lingkungan tidak hanya dilakukan pada momentum Hari Lingkungan Hidup atau selama bulan Juni saja.
Menurutnya, berbagai program dan kegiatan lingkungan akan terus dilanjutkan sebagai bagian dari upaya berkelanjutan dalam membangun kesadaran masyarakat terhadap pentingnya menjaga lingkungan.
“Kami tidak akan berpatokan hanya pada bulan Juni. Kegiatan-kegiatan dalam rangka menjaga lingkungan akan terus dilanjutkan secara berkelanjutan,” ujarnya.
Terkait agenda nasional Hari Lingkungan Hidup yang dilaksanakan secara serentak di seluruh Indonesia, Helmy menyebutkan bahwa sejumlah perwakilan komunitas lingkungan dan DLH Makassar juga dijadwalkan mengikuti kegiatan secara virtual yang terhubung dengan pemerintah pusat.
Selain itu, Helmy menyambut baik inisiatif Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang mencanangkan berbagai lomba dan penghargaan bagi individu, komunitas, maupun kelompok masyarakat yang aktif menjaga lingkungan.
Menurutnya, program tersebut dapat menjadi pemicu semangat sekaligus sarana edukasi untuk meningkatkan kepedulian masyarakat terhadap kebersihan dan kelestarian lingkungan.
“Saya rasa ini merupakan inisiatif yang sangat baik dari Bapak Wali Kota,” tuturnya.
“Kegiatan lomba bisa memacu kita semua untuk semakin giat menjaga lingkungan dan semakin menyadarkan masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungan sekitar,” sambung Helmy.
Ia menambahkan, hasil dari berbagai lomba dan penilaian lingkungan tersebut direncanakan akan diumumkan pada peringatan Hari Ulang Tahun Kota Makassar mendatang.
“Mudah-mudahan program ini menjadi sesuatu yang positif dan dapat terus ditularkan kepada masyarakat sehingga budaya peduli lingkungan semakin tumbuh dan berkembang di Kota Makassar,” pungkas Helmy. (*)













