DPPKB Makassar Tingkatkan Kapasitas Pengelola Data Melalui Sosialisasi NEw SIGA 

Makassar, NusantaraInsight — Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Makassar menggelar kegiatan Sosialisasi dan Orientasi Pencatatan serta Pelaporan Pengolahan Data New SIGA sebagai upaya meningkatkan kapasitas pengelola data untuk mewujudkan sistem informasi yang akurat, terpadu, dan berkualitas.

Kegiatan yang diadakan di Aula DPPKB Kota Makassar pada Selasa (8/7/2026) ini bertujuan memperkuat pemahaman petugas mengenai mekanisme pencatatan, pelaporan, dan pengolahan data melalui aplikasi New SIGA. Dengan pengelolaan data yang lebih baik, data yang dihasilkan diharapkan dapat menjadi dasar perencanaan, pelaksanaan, dan evaluasi program Bangga Kencana sehingga kebijakan dan program lebih tepat sasaran.

br

“Kualitas data merupakan fondasi untuk kebijakan yang efektif. Melalui sosialisasi ini, kami berharap pengelola data mampu menghasilkan informasi yang valid dan dapat dipertanggungjawabkan sehingga intervensi program mencapai keluarga yang membutuhkan,” kata Kepala DPPKB Kota Makassar, (Nama Kepala), dalam sambutannya.

Peserta kegiatan terdiri dari petugas pencatatan dan pelaporan wilayah, staf teknis, serta perwakilan puskesmas dan kader KB. Narasumber dari tim teknis New SIGA memaparkan alur input data, standar validasi, serta prosedur pengolahan dan pelaporan yang sesuai dengan ketentuan pusat. Selain paparan materi, kegiatan juga diisi sesi praktik langsung menggunakan aplikasi dan simulasi pemecahan masalah data.

BACA JUGA:  Kadis PPKB Makassar Dampingi Wawali Makassar Hadiri Raker APEKSI Komwil VI di Kendari

Salah seorang peserta, (Nama Peserta), menyatakan bahwa pelatihan praktik sangat membantu. “Sebelumnya kami sering menemui data ganda dan kesalahan entry; setelah mendapat orientasi dan latihan, kami lebih memahami cara validasi dan sinkronisasi data,” ujarnya.

Kepala Bidang Pengendalian dan Evaluasi Program DPPKB, (Nama), menambahkan bahwa perbaikan mutu data akan mendukung capaian indikator keberhasilan program Bangga Kencana, termasuk penargetan layanan KB dan intervensi pemberdayaan keluarga. “Data akurat memudahkan monitoring, evaluasi, dan alokasi sumber daya sehingga program tepat sasaran dan berdampak nyata bagi keluarga,” jelasnya.

Kegiatan ini bagian dari rangkaian peningkatan kapasitas yang rutin dilakukan DPPKB Kota Makassar untuk menyelaraskan pelaporan daerah dengan sistem nasional. DPPKB juga berencana melakukan pendampingan lanjutan dan monitoring kualitas data secara berkala untuk memastikan keberlanjutan perbaikan.

br
br