Munafri Tinjau Urban Farming di Tamalate–Wajo

“Kami sangat bersyukur, lahan sempit di lorong bisa dimaksimalkan. Ini sejalan dengan arahan Bapak Wali Kota bahwa ruang terbatas tetap bisa produktif dan memberi manfaat nyata,” ujarnya.

Lebih lanjut, ia menegaskan bahwa program ini tidak hanya berorientasi pada ekonomi, tetapi juga memiliki dampak sosial, khususnya dalam mendukung upaya penanganan stunting di wilayahnya.

“Ke depan, kami akan mengembangkan program satu telur untuk satu anak stunting setiap hari. Ini menjadi bagian dari kontribusi nyata urban farming dalam meningkatkan gizi masyarakat,” tambahnya.

Ivan berharap, program ini dapat terus berjalan secara berkelanjutan dan menjadi contoh bagi wilayah lain di Kota Makassar.

Dia juga menegaskan komitmen jajaran Kecamatan Wajo untuk terus berkontribusi dalam menyukseskan program prioritas Pemerintah Kota Makassar menuju konsep pembangunan “Kota Mulia”.

“Kami akan terus bergerak dan berinovasi, sejalan dengan program Bapak Wali Kota, agar urban farming ini benar-benar memberikan dampak luas bagi masyarakat,” tukasnya. (*)

BACA JUGA:  Munafri Tekankan Kolaborasi IMMIM dan Pemkot untuk Masyarakat Religius