Milad ke-47 Pak Wartawan, Momen Silaturahmi dan Bahas Lingkungan di Blok J  

Momen

NusantaraInsight, Makassar – Hari Minggu 21/06 ini menjadi momen yang berkesan bagi warga Blok J. Diinisiasi oleh mantan PJ RT 09 RW 13, bersama sejumlah ketua RT definitif dan warga, mereka berkumpul dalam suasana akrab di lokasi Kebun Tepi Sawah.

Pertemuan tersebut digelar untuk merayakan milad ke-47 salah seorang warga, yaitu Aly Mythoz atau yang akrab disapa Pak Wartawan. “Beliau dikenal aktif mengabarkan berbagai peristiwa dan memiliki kepedulian tinggi terhadap lingkungan sekitar,” ungkap Nirmawati, yang juga karib disapa Mama Nisa.

Ia menambahkan bahwa perayaan ini bukan sekadar memberi ucapan selamat bertambah usia. “Lebih dari itu, momen ini dimanfaatkan untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus membahas hal-hal penting demi kenyamanan bersama, yang selaras dengan arahan resmi Pemerintah Kota Makassar,” jelasnya.

Dalam suasana santai namun penuh makna, warga sepakat membahas empat pokok utama: kebersihan lingkungan di setiap rumah, program penghijauan dengan menanam bunga, sayuran, dan tanaman apotik hidup, serta menjaga ketertiban dan keamanan lingkungan.

BACA JUGA:  Wali Kota Makassar Minta Kolaborasi Sekolah–Orang Tua Awasi Anak

Terkait kebersihan, disepakati bahwa hal ini bukan hanya tugas petugas kebersihan, melainkan kewajiban seluruh keluarga. Langkah ini sejalan dengan arahan Wali Kota Makassar, Munafri Arifuddin, yang terus menggalakkan Gerakan Indonesia ASRI (Aman, Sehat, Resik, Indah). Warga diajak mengelola sampah sejak sumbernya, memisahkan sampah organik dan anorganik, serta merawat saluran air agar tidak tersumbat dan menjadi sarang penyakit.

Untuk penghijauan, warga berkomitmen memanfaatkan pekarangan rumah masing-masing. Hal ini mendukung program Urban Farming dan Makassar Kota Hijau yang dicanangkan pemerintah daerah, sehingga lingkungan menjadi lebih asri dan sejuk, sekaligus membantu memenuhi kebutuhan pangan dan obat-obatan keluarga secara mandiri.

Sementara itu dalam hal ketertiban dan keamanan, disepakati untuk tidak meletakkan barang sembarangan di tempat umum, menjaga ketenangan pada jam istirahat, serta memperkuat sistem ronda malam. Arahan Wali Kota menegaskan bahwa keamanan dan ketertiban adalah tanggung jawab bersama; warga dan pengurus lingkungan berperan sebagai mata dan telinga pemerintah, saling mengawasi dan melaporkan hal yang mencurigakan demi lingkungan yang kondusif.

BACA JUGA:  Progres Pembangunan Stadion Untia: 13,8 Hektar Lahan Resmi Bersertifikat

Perayaan milad ini meninggalkan makna mendalam. Di balik rasa syukur atas bertambahnya usia, lahir komitmen bersama yang selaras dengan kebijakan kota. Diharapkan semangat ini terus terjaga, sehingga nilai kebersihan, penghijauan, ketertiban, dan keamanan tidak hanya dibahas, tetapi benar-benar diwujudkan dalam tindakan nyata sehari-hari.