BPBD Makassar Gandeng 23 Kampus Cetak 23 Ribu Relawan

Pihak BPBD juga telah mulai melakukan intervensi awal dengan menyalurkan dua unit tandon air ke wilayah prioritas.

Saat ini BPBD memiliki sekitar 57 unit tandon yang masih tersedia setelah sebagian lainnya telah didistribusikan ke sejumlah titik. Sebelumnya jumlah tandon mencapai sekitar 100 unit.

br

“Nanti kalau memang status tanggap darurat ditetapkan, kita akan berupaya menambah jumlah tandon agar pelayanan kepada masyarakat bisa lebih maksimal,” urai jebolan Doktor UM itu.

Menurut Fadli, tandon tersebut akan ditempatkan di lokasi-lokasi yang mengalami kesulitan memperoleh air bersih dan tidak terjangkau jaringan distribusi, terutama kawasan yang mulai mengalami kekeringan sumber air tanah.

Dia menambahkan, seluruh bentuk intervensi nantinya akan mengacu pada rencana operasi yang disusun bersama berbagai instansi, di antaranya BMKG, Basarnas, PDAM dan Dinas Pemadam Kebakaran.

Rencana operasi tersebut akan menjadi dasar dalam menentukan kebutuhan personel, distribusi air bersih hingga besaran dukungan anggaran yang bersumber dari Belanja Tidak Terduga (BTT) maupun bantuan pemerintah pusat dan berbagai lembaga kemanusiaan.

BACA JUGA:  Terima Manejemen PT. Fortitude Genius Indonesia, Aliyah Mustika Ilham Dukung Inovasi Aplikasi G-Fish

“Kalau nanti status sudah ditetapkan pemerintah, maka seluruh stakeholder akan bergerak sesuai perannya masing-masing sehingga penanganan bisa dilakukan secara terpadu,” pungkasnya.

————————————–
Adapun 23 perguruan tinggi yang telah menandatangani nota kesepahaman (MoU) bersama BPBD Kota Makassar meliputi:

– 1. Universitas Hasanuddin (Unhas)
– 2. Universitas Negeri Makassar (UNM)
– 3. Universitas Muslim Indonesia (UMI)
– 4. Universitas Islam Makassar (UIM)
– 5. Universitas Bosowa (Unibos)
– 6. Institut Kesehatan Pelamonia Makassar
– 7. STIKES Gunung Sari Makassar
– 8. STIKES Amanah Makassar
– 9. Universitas Indonesia Timur (UIT)
– 10. Politeknik Pariwisata Makassar
– 11. Institut Teknologi dan Kesehatan Tri Tunas Nasional
– 12. Institut Nani Hasanuddin
– 13. Universitas Mega Rezky
– 14. Universitas Tamalatea Makassar
– 15. Poltekkes Mega Rezky
– 16. Universitas Kristen Indonesia Paulus (UKI Paulus)
– 17. Universitas Al-Marisah Madani
– 18. STIKES Bhayangkara Makassar
– 19. Universitas Pancasakti
– 20. Universitas Pejuang Republik Indonesia (UPRI)
– 21. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIK) Makassar
– 22. STIKS Tamalannea Makassar
– 23. Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan – Yapika.

brbr
brbr
br