banner 728x90

Selain Makanan, ini Pemicu Asam Urat

  • Bagikan

NusantaraInsight, Kesehatan — Asam urat tinggi bisa kambuh kapan saja. Kenali penyebab munculnya asam urat tinggi selain dari makanan.  Penyakit asam urat merupakan nyeri di persendian akibat kadar asam urat dalam tubuh terlalu tinggi.

Saat kambuh, bagian sendi seperti jempol kaki penderita asam urat alias gout akan terasa nyeri.  Bukan hanya jempol, nyeri juga bisa dialami di bagian pergelangan kaki dan tangan, lutut, siku, atau jari-jari tangan.  Pemicu serangan asam urat pun beragam, mulai dari makanan hingga kebiasaan yang kerap dilakukan sehari-hari.

Lantas, apa saja pemicu nyeri asam urat itu?  Pemicu asam urat  Dikutip dari laman Health, penyebab utama penyakit asam urat adalah tingginya zat asam urat dalam tubuh.  Asam urat sendiri terbentuk saat tubuh memecah purin, yaitu bahan kimia yang ditemukan secara alami di dalam tubuh dan makanan.

Asam urat biasanya dipecah dan dibuang melalui urine. Namun, karena kondisi tertentu, asam urat bisa menetap dan berubah menjadi kristal tajam di persendian.  Kristal inilah penyebab asam urat yang sewaktu-waktu bisa kambuh karena adanya pemicu.  Adapun pemicu yang dimaksud, antara lain:

BACA JUGA:  Pelantikan dan Pengukuhan Pengurus IHO Sulsel, Periode 2023-2028

1. Daging dan makanan laut tertentu 

Makanan tinggi purin dapat menyebabkan kadar asam urat dalam tubuh naik, sehingga meningkatkan risiko serangan asam urat.  Makanan dengan kadar purin tinggi tersebut, termasuk: Daging merah, seperti daging sapi, domba, dan babi Jeroan, seperti hati dan ginjal Ikan teri Sarden Kerang Ikan trout Tuna.  Namun, tidak semua makanan kaya purin turut meningkatkan risiko serangan asam urat.  Sayuran seperti kacang polong, buncis, lentil, asparagus, bayam, dan jamur juga kaya akan purin.  Namun, sayuran ini masih bisa dimakan dalam jumlah sedang, dan tidak banyak membuat asam urat kambuh.

2. Alkohol 

Mengonsumsi minuman alkohol seperti bir, anggur, dan minuman keras lain diketahui dapat meningkatkan kadar asam urat dalam darah.
Semakin banyak alkohol yang ditenggak, semakin besar pula risiko serangan asam urat yang mungkin terjadi. Oleh karena itu, mengurangi alkohol akan membantu menurunkan asam urat kambuh pada penderita.

3. Makanan dan minuman tinggi fruktosa

Fruktosa, salah satu jenis gula, adalah satu-satunya gula yang mampu meningkatkan kadar asam urat dalam tubuh. Minuman tinggi fruktosa, seperti jus buah dan minuman ringan manis, terbukti meningkatkan kadar asam urat dalam darah. Bukan hanya itu, konsumsi makanan tinggi fruktosa, seperti kue dan permen, juga dikaitkan dengan peningkatan risiko serangan asam urat.

  • Bagikan