Anjing Menggonggong Kafilah Berlalu: Tapi Gigitan Rabies Bisa Mematikan !

NusantaraInsight, Maros — Peribahasa “Anjing menggonggong, kafilah berlalu” memang populer di masyarakat untuk menggambarkan hal remeh yang tak perlu dipedulikan.

Namun, di era rabies masih menjadi ancaman, gonggongan anjing tak boleh diabaikan begitu saja. Kita perlu tetap waspada terhadap kesehatan hewan di sekitar, terutama potensi virus rabies yang mematikan.

Rabies menular melalui gigitan atau cakaran hewan terinfeksi ke manusia, dengan gejala fatal jika tak ditangani cepat. Periksa apakah anjing itu sudah divaksin rabies; jika ragu, prioritaskan kewaspadaan.

Langkah Pertolongan Pertama Jika Digigit Anjing

Penanganan awal harus cepat dan tepat untuk kurangi risiko infeksi:

*Cuci luka segera: Bilas dengan sabun dan air mengalir minimal 15 menit untuk hilangkan virus.
*Beri antiseptik: Oleskan povidone iodine atau alkohol 70%.
*Atasi pendarahan: Tekan lembut dengan kain bersih atau kasa steril.
*Jangan tutup rapat: Biarkan luka bernapas agar virus tak berkembang pesat.

Penanganan Medis Lanjutan
Segera bawa korban ke Puskesmas atau rumah sakit.Dokter biasanya memberikan:

BACA JUGA:  AS Berhasil Lakukan Cangkok Ginjal Babi ke Manusia

*Vaksin Anti Rabies (VAR) pasca-paparan.
*Serum Anti Rabies (SAR) untuk luka berat atau di area berisiko tinggi seperti kepala/leher.
*Vaksin tetanus jika diperlukan.

Tindak Lanjut pada Hewan Penyerang

*Amati anjing 10–14 hari jika memungkinkan; laporkan jika mati, hilang, atau berperilaku aneh ke dokter hewan, Puskeswan, atau dinas kesehatan hewan.

*Pemilik hewan peliharaan wajib vaksinasi rutin anjing/kucing di fasilitas kesehatan hewan terdekat.

Kewaspadaan, kepedulian, dan respons cepat adalah kunci cegah penyebaran rabies, demi keselamatan bersama.

Moncongloe, 10 Mei 2026
Penulis: Arh.dpkp