banner 728x90

Mengulik Persiapan Kongres Kebudayaan Sulsel

  • Bagikan

NusantaraInsight, Makassar — Gerakan kebudayaan terus digemakan budayawan di Sulsel. Untuk itu para budayawan, seniman dan para pemerhati kebudayaan akan menggelar Kongres Kebudayaan Sulsel.

Kongres Kebudayaan akan digelar pada 24 -25 Juni mendatang di Gedung Mulo. Pada kongres itu diangkat tema “Pemajuan Kebudayaan Menuju Indonesia Emas 2045”.

Dikarenakan sudah semakin dekatnya Kongres Kebudayaan Sulsel tersebut Ketua Panitia Andi Abubakar Hamid didampingi Sekretaris Panitia Drs. Rachim Kallo meninjau gedung Mulo tempat berlangsungnya acara, Senin (19/6/2023).

Menurutnya, peninjauan ini dilakukan untuk melihat lebih dekat kesiapan gedung Mulo yang akan digelar Kongres Kebudayaan Sulsel ini.

Pada pembukaan kongres, ada beberapa sesi acara seperti Seminar Kebudayaan dan Pagelaran Seni dan Budaya Sulsel yang dilakukan pada malam harinya

Mengulik round down acara yang dirilis oleh panitia, acara yang berlangsung selama dua hari ini, dipusatkan di dua tempat, yaitu di gedung Mulo untuk pembukaan dan gedung DPRD Sulsel untuk penutupan acara.

Rencananya, kegiatan ini akan dibuka langsung oleh Gubernur Sulawesi Selatan Andi Sudirman Sulaiman dan Ajiep Padindang selaku penanggungjawab Kongres kebudayaan Sulsel akan memberikan orasi kebudayaan pada pembukaan nantinya.

BACA JUGA:  Komunitas Arung Sejarah Budaya Sawerigading Akan Adakan Seminar dan Tour Literasi Objek Pemajuan Kebudayaan

Di gedung Mulo sendiri, setelah pembukaan akan digelar Seminar Kebudayaan yang akan menampilkan para pembicara dari tiga universitas terkemuka di Sulsel.

Pada sesi pertama seminar akan diisi oleh Prof. Sofyan Salam, M.A., Ph.D dari UNM, Prof.Dr.H.Abdul Rahim Yunus, M.A dari UIN, Dr. Ida Liana Tanjung, M. Hum dari Unhas dan sebagai moderator adalah Anil Hukma, S.Sos.,M.I.Kom serta notulen Chaerul Mundzir, M.Hum.

Pada sesi kedua seminar, menampilkan pemateri Prof.Dr.H. Aminuddin Salle, SH.,MH, Prof.Dr. Muhlis Hadrawi, S.S, Dr. A. Ibrahim, S.Ag., M.Pd.,SH.,MH dan sebagai moderator Wahyuddin, SS.,M.Hum.,PhD serta notulen A. Irfan.

Pada sesi ketiga seminar bakal diisi oleh Alwi Rahman, Kadis Kebudayaan dan Kepariwisataan Sulsel dan pimpinan DPRD Sulsel serta sebagai moderator adalah Luna Vidya.

Usai istirahat, dilanjutkan dengan Pagelaran Seni dan Budaya pada pukul 19.00 WITA dan diperkirakan selesai hingga tengah malam.

Pagelaran Seni dan Budaya Sulsel ini diharapkan dapat menjadi tontonan yang menghibur dan menarik bagi masyarakat.

Pada Pagelaran Seni dan Budaya Sulsel sendiri akan diisi oleh pagelaran musik beduk oleh Sanggar Harmoni, pagelaran Tari Erang Bungting oleh Sanggar Andika, pagelaran puisi oleh Ram Prapanca, pagelaran teatrikal oleh Teater Passompe dan pagelaran tari oleh Sanggar Ida L. Bahra Art Manaj.

  • Bagikan