banner 728x90

Luna Vidya Kupas Tuntas Program UK PACT Indonesia di Makassar

  • Bagikan

NusantaraInsight, Makassar – Luna Vidya City Coordinator UK PACT Indonesia kota Makassar mengupas tuntas terkait program Future Cities, pada Lokakarya Jurnalistik di Balai Besar Guru Penggerak (BBGP) Jalan Adhyaksa nomor 2 Makassar.

Menurutnya, United Kingdom (UK) Partnering for Accelerated Climate Transitions (PACT) adalah program kerja sama G to G antara Pemerintah Inggris dan Pemerintah Indonesia.

Pemerintah Indonesia dalam hal ini Kementerian Perhubungan menandatangani kesepakatan untuk mengerjakan sebuah project bernama Future Cities (kota masa depan).

“Dan di dalam UK Pact ini, sasarannya atau fokus project itu pada kota metropolitan di daerah pesisir,” ungkapnya.

“Di dalam program UK Pact, jadi ada kemitraan akselerasi transisi iklim. Ada empat kota di Indonesia, pertama kota Semarang, Medan, Surabaya dan Makassar. Di setiap kota ini berbeda konsorsiumnya, khusus untuk kota Makassar dan Surabaya, konsorsiumnya sama, yaitu World Resource Institute (WRI) Indonesia, ARUP dan Vital Strategies,” ulasnya.

“Untuk Konsorsium Makassar dan Surabaya dipimpin oleh WRI Indonesia. Jadi WRI adalah leader. Nah apa yang di hasilkan ke tiga elemen konsorsium untuk kota Makassar dan Surabaya. WRI itu berfokus melakukan survey, dan kemudian dari survey itu membangun sebuah rekomendasi policy brief bagi Pemerintah Kota Makassar. WRI menghasilkan penelitian dan kemudian dari penelitian itu merekomendasikan kebijakan,” ungkap Luna.

BACA JUGA:  Mu'ti: Masjid Muhammadiyah Bukan Kaleng Biskuit

“UK Pact Itu menyasar kota pesisir metropolitan. Jadi memang kota Makassar,” imbuhnya.

Luna melanjutkan bahwa Vital Strategies tugasnya itu membangun koalisi dari stakeholder yang ada untuk urusan terkait.

Sedangkan untuk ARUP itu, bahas Luna adalah membangun konsep desain tentang bagaimana suatu kota yang inklusif, bergerak pada mobilitas berkelanjutan. Jadi tugasnya menawarkan model tentang konsep perencanaan kota bagaimana mobilitas berkelanjutan, jadi tugas ARUP adalah pemodelan dan bagaimana membangun kota berpresfektif masa depan.

“Di Makassar kami bekerja melalui Kementerian Perhubungan. Jadi mitra kami Dinas Perhubungan Kota Makassar. Tapi karena ada desain, ada policy brief maka kami menggandeng pula Dinas PU, Bappeda, Lingkungan Hidup dan Tata Ruang. Karena adanya pembicaraan terkait Kesehatan, polusi, emisi karbon itu menjadi percakapan penting dalam pembahasan mobilitas berkelanjutan dalam UK PACT, maka empat dinas terkait itu di masukkan sebagai mitra utama,” tandasnya

“Waktu membangun koalisi, sebagai bagian yang mengerjakan koalisi. Kan dalam inklusi ada namanya konsep Gender Equality and Social Inclusion (GESI) dimana kelompok disabilitas, lansia, dianggap kelompok rentan bisa di masukkan. Jadi ada sosial inklusi di dalamnya,” paparnya.

  • Bagikan