Log Zhelebour Soroti Lesunya Musik Rock di Era Digital, Siapkan Kontes Band Berbasis Live Streaming

Log mengukuhkan namanya di jajaran papan atas industri musik nasional setelah memprakarsai ajang legendaris Festival Musik Rock Se-Indonesia—sebuah kawah candradimuka yang sukses digelar sebanyak 11 edisi (1984–2007) dan menjadi rahim lahirnya nama-nama besar serta penyanyi cadas papan atas tanah air.

James menuturkan, melalui bendera Bieffe Enterprises yang ia pimpin kala itu dalam menyokong hajatan Log di Sulsel dan Sultra, deretan nama besar yang sukses melambung dan diorbitkan Log meliputi Nicky Astria, Nike Ardilla, Ita Purnamasari, Mel Shandy, Elpamas, Power Metal, Boomerang, hingga Jamrud.

Selain itu, panggung spektakuler yang digebrak Log di belasan kota besar Indonesia kerap melibatkan deretan legenda rock Nusantara seperti SAS, God Bless, Gong 2000, Achmad Albar, Arthur Kaunang, Renny Jayusman, Silvia Sartje, dan Ikang Fawzi, hingga mendatangkan band raksasa dunia seperti Sepultura, Mr. Big, White Lion, Helloween, dan Skid Row.

“Tak hanya tangguh di lapangan sebagai penyelenggara konser dan festival, Log juga membangun imperium bisnis musik yang utuh melalui Log Zhelebour Production, label Logiss Records (yang didirikan bersama Iwan Sutadi Sudartha dan Billboard Records pada 1989), serta lini pendukung teknis seperti Log Sound, Log Artist Management, Log Stage, Log Lighting, hingga Log Show Promotor,” pungkas James mengakhiri kenangannya. (*)

BACA JUGA:  Semakin Menantang, Babak TOP 4 MasterChef Indonesia Season 11