Multiplier Effect MotoGp Mandalika

Oleh Agus K Saputra

NusantaraInsight, Ampenan –Multiplier effect merupakan konsep penting dalam ekonomi yang menjelaskan bagaimana perubahan dalam pengeluaran suatu sektor dapat memiliki efek berganda atau multiplikatif pada pendapatan nasional.

Apa itu multiplier effect? Pengertian _multiplier effect_ adalah keadaan di mana perubahan dalam pengeluaran suatu sektor ekonomi akan menghasilkan perubahan yang lebih besar dalam pendapatan nasional secara keseluruhan (sumber: Kompas.com, 23 Februari 2024)

Apa yang menyebabkan multiplier effect? Ada beberapa factor yang menyebabkan terjadinya multiplier effect, antara lain:

1.Konsumsi konsumen
Ketika konsumen menggunakan uang untuk membeli barang dan jasa, uang tersebut tidak hanya meningkatkan pendapatan penjual, tetapi juga mendorong peningkatan produksi barang dan jasa tersebut.

2. Investasi
Investasi dari sektor swasta atau publik (misalnya, pembangunan infrastruktur) dapat memiliki efek ganda pada pendapatan nasional karena mereka menciptakan lapangan kerja dan meningkatkan permintaan atas barang dan jasa.

3. Pemerintah
Kebijakan fiskal yang diambil oleh pemerintah, seperti peningkatan belanja publik atau pemotongan pajak, dapat merangsang pengeluaran konsumen dan investasi, yang kemudian memicu multiplier effect.

BACA JUGA:  Dua Wanita Terkaya di Indonesia, ini Sosoknya

Multiplier effect seringkali berdampak positif terhadap perekonomian dan pertumbuhan ekonomi. Efek pengganda dapat meningkatkan skala program dan memungkinkan penggunaan modal yang lebih efisien. Efek pengganda menggabungkan dua dampak tambahan, yaitu dampak tidak langsung dan dampak yang diinduksi.

Contoh dampak tidak langsung dari multiplier effect adalah ketika pemerintah memberi insentif pajak,
maka individu mengambil manfaat pajak mereka dan membelanjakannya.

Sedangkan, dampak yang diinduksi menyoroti manfaat sebenarnya dari berbagai efek. Misalnya, bayangkan individu makan di restoran dan meninggalkan tip. Tip itu sekarang akan menjadi manfaat bagi pelayan yang dapat membeli barang kerajinan di pasar lokal dan meningkatkan pendapatan seniman lokal. Ketika mata uang mengalir melalui ekonomi, lebih dari satu individu atau entitas dapat secara residual menerima manfaat dari instrument keuangan.

*MotoGp Mandalika: Efek Ekonomi dan Pariwisata*

Berdasarkan catatan detikFinance: 16 Oktober2024, kehadiran MotoGP di Mandalika tak hanya menghadirkan keseruan dari ajang balap yang menegangkan. MotoGP Mandalika juga ikut menggerek ekonomi dan juga pariwisata Indonesia khusunya yang berada di Kawasan ekonomi khusus Mandalika.

BACA JUGA:  Perusahaan Multi Internasional Teken MoU dengan Huadi Group Soal Slag Nikel

PT Pengembangan Pariwisata Indonesia/Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC) mengklaim event MotoGP Mandalika 2022 telah membawa dampak ekonomi yang signifikan.

Direktur Utama ITDC Ari Respati mengungkap multiplier effect (efek berganda) event MotoGP Mandalika 2022 bagi masyarakat dibuktikan melalui besarnya dampak ekonomi bagi NTB dan Indonesia pada umumnya.

MotoGP Mandalika 2022 mencatat jumlah penonton mencapai 102.801 orang, dengan serapan tenaga kerja 4.600 orang dan belanja penonton diprediksi Rp 545,22 miliar. Perputaran uang penonton Rp 697,88 miliar, promosi Rp 25,86 miliar, akomodasi Rp 42,7 miliar, dan UMKM Rp23,08 miliar.

Tak hanya itu, trofi yang diberikan kepada para juara balapan MotoGP baik di kelas MotoGP, Moto2, hingga Moto3. Siapa sangka, ternyata trofi tersebut dibuat oleh salah satu UMKM lokal dari Tuksedo
Studio, Gianyar, Bali.

“MotoGP Mandalika 2022 menjadi ruang yang luas untuk memberi manfaat bagi masyarakat. Khususnya bagi pelaku UMKM dalam upaya kebangkitan ekonomi dan terbukanya lapangan kerja, mulai dari kuliner, fesyen, kriya dan lainnya,” kata Menparekraf Sandiaga Uno.