News  

Tim Periset UMI Kembangkan Panel Bulu Ayam Jadi Material Alternatif Interior

Makassar, NusantaraInsight – Tim peneliti Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengembangkan inovasi material alternatif berbasis limbah melalui skema penelitian hilirisasi prototipe dengan judul “Panel Bulu Ayam sebagai Material Alternatif Baru.” Riset ini diarahkan untuk menghasilkan prototipe panel berbahan dasar limbah bulu ayam yang memiliki potensi untuk dimanfaatkan sebagai material alternatif, khususnya pada aplikasi interior dan bangunan berkelanjutan.

Penelitian ini dilatarbelakangi oleh besarnya potensi limbah bulu ayam yang dihasilkan dari aktivitas peternakan dan industri pengolahan unggas. Limbah bulu ayam selama ini masih banyak yang belum termanfaatkan secara optimal, sehingga diperlukan inovasi teknologi yang mampu mengubahnya menjadi produk bernilai tambah sekaligus mendukung penerapan prinsip ekonomi sirkular.

br

Limbah bulu ayam tidak lagi sekadar menjadi persoalan lingkungan. Tim peneliti Universitas Muslim Indonesia (UMI) mengolahnya menjadi Panel Bulu Ayam atau PlumPanel, sebuah material alternatif berbasis limbah yang diarahkan untuk aplikasi interior dan bangunan berkelanjutan

Riset dipimpin oleh Dr. Ir. H. Ansarullah, ST., MT., IPM., ASEAN Eng., dengan anggota tim Prof. apt. Aktsar Roskiana Ahmad, S.Farm., M.Farm., Ph.D. dan Apt. Nurmaya Effendi, S.Si., M.Sc., Ph.D. Kolaborasi lintas bidang dalam tim menjadi salah satu kekuatan penelitian, dengan mengintegrasikan pendekatan arsitektur, material, manufaktur, serta karakterisasi bahan dalam pengembangan prototipe.

BACA JUGA:  Kuota Terbatas! PWI Sulsel Ajak Jurnalis Ikuti Ujian Kompetensi Wartawan 2026

Dalam pelaksanaannya, penelitian juga melibatkan empat mahasiswa UMI sebagai bagian dari proses pengembangan dan pengujian prototipe. Tiga mahasiswa berasal dari Program Studi Arsitektur UMI, yaitu Aisyah Az-Zikra Al Husain, Meuthia Taufik, dan Lina Abdulraqeeb m.Ali, serta satu mahasiswa dari Program Studi Teknik Sipil UMI, yaitu Muh Rafly Fadhil Umar.

Keterlibatan mahasiswa tidak hanya ditempatkan sebagai pendukung kegiatan penelitian, tetapi juga sebagai bagian dari proses pembelajaran berbasis riset. Mahasiswa terlibat dalam berbagai tahapan, mulai dari persiapan bahan, proses manufaktur prototipe, pengamatan karakteristik panel, hingga dokumentasi dan evaluasi hasil pengembangan.

Melalui penelitian ini, limbah bulu ayam dikembangkan menjadi panel komposit yang dirancang sebagai material alternatif baru. Tahapan penelitian mencakup pengolahan awal bahan, formulasi material, proses pencampuran, pencetakan, pengepresan menggunakan sistem hot press, pengeringan, hingga proses conditioning sebelum dilakukan pengujian.

br
br