Profesor Pembelajar Sukardi Weda Siap OTW Pemilihan Rektor UNM

NusantaraInsight, Makassar — Mantan Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan dan Alumni Universitas Negeri Makassar (UNM) 2020-2022, Prof. Dr. Sukardi Weda, SS., M.Hum., M.Pd., M.Si., M.M., M.Sos.I., M.AP, siap on the way (OTW) ke arena Pemilihan Rektor UNM periode 2026–2031.

Setelah dua kali mengikuti kontestasi kepemimpinan perguruan tinggi, Sukardi Weda yang dikenal sebagai Profesor Pembelajar ini membawa gagasan penguatan daya saing dan transformasi UNM menuju panggung global.

br

Diketahui, Sukardi sebelumnya mengikuti Pilrek UNM periode 2020–2024, namun belum berhasil meraih kursi pimpinan tertinggi kampus tersebut. Ia kemudian mengikuti kontestasi Pemilihan Rektor Universitas Hasanuddin (Unhas) periode 2026–2030 dan berhasil masuk tiga besar kandidat.

Memasuki Pilrek UNM 2026–2031, Sukardi menawarkan agenda penguatan reputasi universitas melalui peningkatan peringkat, internasionalisasi kampus, penguatan riset, serta tata kelola perguruan tinggi yang lebih kompetitif.

Menurutnya, UNM memiliki potensi besar untuk berkembang menjadi perguruan tinggi yang lebih diperhitungkan di tingkat nasional maupun global.

“UNM memiliki potensi untuk go global, dengan catatan mampu memaksimalkan program Tridharma perguruan tinggi. Selain itu, memberikan layanan ekselen kepada sivitas akademika, memperkuat tata kelola lembaga, serta memperluas kemitraan,” ujarnya.

BACA JUGA:  Sosok Pemimpin Iran yang Ditakuti Israel, Ada Keturunan Nabi Muhammad

Lebih lanjut, pria kelahiran Pare-pare ini menilai peningkatan posisi UNM dalam pemeringkatan universitas perlu menjadi perhatian serius. Menurutnya, upaya tersebut mencakup peningkatan produktivitas penelitian, publikasi ilmiah, kolaborasi akademik internasional, hingga jumlah mahasiswa asing.

“Peningkatan peringkat UNM perlu didukung melalui produktivitas penelitian dan publikasi ilmiah. Tak hanya itu, kolaborasi akademik internasional serta peningkatan jumlah mahasiswa asing juga perlu menjadi perhatian,” ucapnya.

Dalam bidang kemahasiswaan, Sukardi menegaskan komitmennya untuk memberikan perhatian terhadap pengembangan mahasiswa sebagai calon pemimpin masa depan. Ia memandang pengembangan mahasiswa sebagai bagian penting dalam upaya membangun daya saing perguruan tinggi.

“Pengembangan mahasiswa perlu menjadi perhatian dalam membangun daya saing perguruan tinggi. Mahasiswa juga merupakan calon pemimpin masa depan,” tegasnya seperti dilansir dari profesi UNM, Minggu (30/8/2026).

Maju Sebagai Rektor untuk Memperoleh Pahala

Sukardi Weda menyampaikan pada suatu kesempatan bahwa pilihannya untuk maju ke suksesi Rektor UNM ini untuk mendapat pahala.

“Karena kita berniat untuk maju saja sudah dapat pahala. Apalagi jika saya shalat tahajud dan berdoa agar dapat diberi amanah, itu juga pahala. Belum lagi orang mendoakan kita, itu juga pahala,” ungkapnya.

BACA JUGA:  Kebanggaan Almamater dan Jejak Pengembangan Ilmu Hukum dalam Karier  

Mantan Komisioner KPID Sulsel ini juga meminta doa dan dukungan agar pada pemilihan Rektor UNM ini dapat memperoleh hasil yang terbaik.

“Karena upaya untuk maju ke pemilihan Rektor UNM adalah suatu ikhtiar. Dan ikhtiar itu adalah satu upaya untuk mendapatkan pahala dan berkah dari Allah SWT,” tutupnya.

br
br