(Oleh Andi Pasamangi Wawo)
Makassar, NusantaraInsight — Konferensi Provinsi Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Sulawesi Selatan, besok Selasa (2/6) akan digelar di Gedung Graha Pena milik Fajar Grup dimana Harian terkemuka di belahan Timur Indonesia yang memiliki ‘puluhan’ media lokal dan mitra media ‘raksasa’ ini, berkantor.
Kali ini, kembali dua kandidat asal Harian Fajar bertarung. Mereka adalah Pemimpin Redaksi Harian Fajar, Amrullah Basri dan mantan Pimpinan Fajar TV H.Suwardi Thahir.
Periode lalu, Pimpinan Fajar Pendidikan Nurhayana Qamar mendaftar sebagai kandidat Versus ‘Petinggi’nya Harian Fajar Grup. Namun saat Pemilihan akan berlangsung, dinyatakan telah mengundurkan diri hingga terjadi aklamasi dengan memilih kembali H.Agus Salim Alwi Hamu sebagai Ketua untuk periode kedua kalinya.
Riaknya cukup panjang karena ada kubu yang menyeret sampai ke “Meja hijau’, karena dianggap tidak syah sekalipun sudah dilantik, namun ‘kandas’. Dan, kembali normal, setelah angin kencang dan gelombang ombak menjadi reda. H.Agus Salim kembali berupaya melanjutkan program kerjanya.
Silaturahmi beberapa teman yang awalnya lain kubu kembali terjalin akrab lewat WAG ‘Wartawan Glamur’ yang di’motori’ anggota Dewan Penasehat PWI Sulsel, AB.Iwan Azis. Khususnya, para wartawan senior yang sudah lanjut usia, di atas 60 tahun.
Dulu Duel Juga
Saya teringat tahun 1993 kalau tak salah, ‘duel’ sesama Fajar juga terjadi, ketika A.Syahrir Makkuradde bersaing ketat dengan HM Alwi Hamu (Terkirim surah Alfatihah untuk kedua almarhum).
Awalnya saya mengira hanya formalitas menyemarakkan Konferensi agar nampak hidup dan riuh. Namun, faktanya ternyata ‘pertarungan’ dua tokoh mantan penggerak mahasiswa sesama ‘HMI’ ini serius berebut kursi wartawan ‘number one’ di PWI Provinsi Sulsel.
Hebatnya, Konferensi ini sempat ‘deadlock’ beberapa minggu. Dan berakhir dengan kemenangan suara untuk owner Fajar Grup, HM.Alwi Hamu.
Saat itu, alhamdulillah, usai perhelatan ‘panas’, dua kubu kembali berangkulan seperti semula dengan berbagai kesibukan dan aktivitasnya sebagai pewarta.
Berbesar Hati
Ada yang menarik untuk persyaratan Kandidat Ketua kali ini yang sempat membuat prasangka miring terhadap Panitia.
Karena syarat dukungan 20 % dari jumlah klasifikasi Anggota Biasa PWI, sesuai Daftar Pemilih Tetap (DPT) dari PWI Pusat. Juga harus melampirkan Rekomendasi Media calon kandidat.
Syarat ini memang baru dilaksanakan di beberapa Konferensi PWI Provinsi, pasca Kongres ‘PWI Persatuan’ di Cikarang, yang dianggap sukses oleh sejumlah Wartawan yang menghadiri Pemilihan Ketua Umum dan Ketua Dewan Kehormatan PWI, Agustus 2025 lalu.













