Makassar, NusantaraInsight — Ketua PGRI Sulsel Prof. Hasnawi Haris menyebut PGRI Kota Makassar dengan Sebutan Mantap Mentong saat menyampaikan yel-yel.
“Kenapa saya sebut Mantap Mentong, karena sejak kepengurusan baru ini, data anggota yang tercatat di Sistem Informasi Keanggotaan (SIK) telah tercatat naik secara signifikan dari 500 anggota naik menjadi 3600 anggota. Saya kira ini terus bertambah karena berdasarkan data yang ada, anggota PGRI Makassar pernah mencapai 7000 orang,” tukas orang nomor satu di PGRI Sulsel ini, saat memberikan sambutan pada Konferensi Kerja (KonkerKot) I PGRI Kota Makassar, Sabtu (23/5/2026) di BBGTK Makassar.
“Selain itu kenapa saya sebut Mantap Mentong karena pada Pekan Olahraga dan Seni (Porseni) PGRI tahun 2023 di Soppeng meraih juara umum. Jadi perlu kiranya dapat perhatian dari Ketua Dewan Pembina Perempuan PGRI Makassar dan Ibu Kadis Pendidikan Makassar ini,” terang Prof Hasnawi yang pada kesempatan ini didampingi oleh sejumlah pengurus PGRI Provinsi Sulsel, seperti Dra. Hendriati Sabir, Drs. M. Asaf, Nuraeni Amir, S.Pd, Andi Umar, S.Pd.,M.Pd dan Hus Irmawati Husba, S.Pd.
Lebih jauh, Prof Hasnawi menyebutkan perhatian pemerintah kota Makassar kepada PGRI Makassar laik diacungi jempol karena di tengah setumpuk amanah yang diemban masih menyiapkan waktunya untuk PGRI.
“Selain Ketua TP PKK, ibu Melinda Aksa juga mengembang amanah sebagai, Bunda Paud dan Bunda Literasi. Nanti adalagi amanah baru yaitu Ibunda Guru yang diketuai ibu Titik Soeharto. Jika mengacu pada kebiasaan di PGRI jika ditawari tentu tidak bisa menolak,” todongnya kepada Melinda terkait Ibunda Guru Kota Makassar.
Prof Hasnawi juga menyampaikan bahwa PGRI adalah organisasi elitis yang semua bisa ditampung, baik itu guru aktif maupun yang purna bakti.
“Ini semua untuk soliditas dan solidaritas. Jadi saya berpesan agar jangan lupakan profesional serta otoritas untuk membentuk karakter. Karena dengan karakter ini dapat meningkatkan kualitas pendidikan, khususnya di Kota Makassar,” pungkasnya dihadapan 110 peserta Konkerkot PGRI yang dihadiri oleh Ketua TP PKK Makassar, Melinda Aksa, Staf Ahli Wali Kota Makassar Akhmad Namsum dan Kadis Pendidikan Makassar Achi Soleman.













