NusantaraInsight, Luwu – Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kabupaten Luwu all-out matangkan persiapan Porsenijar PGRI Sulawesi Selatan 2026 di Sidrap, Juli mendatang. Target ambisius: raih prestasi perdana alias “pecah telur” di cabang inovasi pembelajaran, didukung atlet guru berprestasi nasional.
Optimisme Sukses dari Guru Berprestasi
Ketua PGRI Luwu, Sukiman Sitma, S.Ag., M.M., ungkapkan keyakinan tinggi usai rapat pemantapan panitia, Sabtu (9/5/2026). “Kami targetkan pecah telur di inovasi pembelajaran. Peserta juara nasional, seleksi ketat karena minat guru milenial dan Gen Z melimpah,” tegasnya.
Selain inovasi, harapan besar juga tertumpu pada seni lukis (prestasi provinsi Sulsel) serta olahraga seperti futsal, voli, dan petanque.
Arahan Ketat Kadis Pendidikan
Kepala Dinas Pendidikan Luwu, Andi Palanggi, S.STP., M.M., hadir beri arahan. Ia tekankan tertib administrasi: “SPJ, berita acara, notulen, dan dokumentasi harus rapi. Ini indikator profesionalisme.”
Andi dorong diversifikasi dana dari bank, perusahaan, hingga pelaku usaha. Ia juga peringatkan kesiapan mental-fisik: “Jaga kesehatan, hormati adat Sidrap, tunjukkan kekompakan untuk pecah telur!”
Rapat ini tandai kesiapan total PGRI Luwu. Porsenijar tak sekadar lomba, tapi bukti soliditas dan kualitas guru Luwu di tingkat provinsi.













