NusantaraInsight, Makassar — Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI) Kota Makassar bertekad untuk memborong 13 emas dan kembali membawa pulang juara umum Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) PGRI Sulsel 2026 di Kabupaten Sidrap.
Hal ini disampaikan Ketua PGRI Kota Makassar Dr Pantja Nur Wahidin, S.Pd.,M.Pd kepada media, Sabtu (9/5/2026).
“Insya Allah, kami akan memborong 13 emas dari seluruh cabang olahraga, seni dan pembelajaran yang diperlombakan di Porsenijar PGRI Sulsel 2026 di Sidrap nanti,” tegasnya.
Wakil Ketua PW Muhammadiyah Sulsel ini menyampaikan berbagai faktor yang memperkuat alasannya untuk mencapai prestasi maksimal di ajang tiga tahunan itu.
“Target 13 emas tentu bukan target yang muluk-muluk yang akan kami capai, melihat potensi atlit yang kami akan bawa itu telah menjalani seleksi yang ketat mulai Porsenijar tingkat cabang hingga tingkat kota, sehingga atlit hasil seleksi yang akan kita bawa ini akan berbicara banyak di Porsenijar,” jelas Ketua Asosiasi Profesi dan Keahlian Sejenis (APKS) PGRI Sulsel itu
“Kita tahu periode sebelumnya, kita raih 7 medali emas dan Porsenijar di Sidrap ditargetkan kami menambah 6 emas pada cabang olahraga maupun seni serta pembelajaran.
“Apalagi, saat ini, semua atlet cabor mengikuti latihan rutin sebagai keseriusan meraih medali di ajang Porsenijar dan kita telah memetakan setiap atlet yang akan turun berlaga di cabang olahraga seni dan pembelajaran, berkaca pada hasil Porseni sebelumnya,” tambahnya.
“Kita lihat nanti,” pungkasnya.
Diketahui Porsenijar kali ini mempertandingkan delapan cabang olahraga seperti bulu tangkis, catur, futsal, tenis meja, tenis lapangan, sepak takraw, bola voli, dan pétanque.
Cabang seni mencakup 10 nomor, termasuk paduan suara, vocal grup, nyanyi solo, tari kreasi grup, tari tunggal nusantara, melukis, MTQ, pengucapan ikrar guru, mendongeng, serta stand up comedy. Ada pula kategori pembelajaran, diikuti guru dari jenjang TK/RA hingga SLB, baik putra maupun putri.
Klasemen Porseni PGRI Sulsel 2023 di Soppeng:
1. Makassar: 7 emas, 1 perak, 1 perunggu
2. Soppeng: 4 emas, 2 perak, 2 perunggu
3. Wajo: 3 emas, 3 perak, 2 perunggu
4. Toraja Utara: 3 emas, 0 perak, 0 perunggu
5. Pinrang: 2 emas, 4 perak, 2 perunggu
6. Gowa: 2 emas, 3 perak, 3 perunggu
7. Sinjai: 2 emas, 3 perak, 1 perunggu
8. Barru: 2 emas, 2 perak, 1 perunggu
9. Pangkep: 2 emas, 2 perak, 1 perunggu
10. Bone: 2 emas, 0 perak, 3 perunggu
11. Maros: 2 emas, 0 perak, 2 perunggu
12. Selayar: 1 emas, 2 perak, 0 perunggu
13. Parepare: 1 emas, 1 perak, 2 perunggu
14. Sidrap: 1 emas, 0 perak, 2 perunggu
15. Luwu Utara: 1 emas, 0 perak, 1 perunggu
16. Bulukumba: 0 emas, 3 perak, 2 perunggu
17. Luwu Timur: 0 emas, 3 perak, 2 perunggu
18. Bantaeng: 0 emas, 2 perak, 2 perunggu
19. Takalar: 0 emas, 2 perak, 2 perunggu
20. Enrekang: 0 emas, 1 perak, 0 perunggu
21. Tana Toraja: 0 emas, 1 perak, 0 perunggu
22. Palopo: 0 emas, 0 perak, 2 perunggu
23. Jeneponto: 0 emas, 0 perak, 1 perunggu
24. Luwu: 0 emas, 0 perak, 0 perunggu. (Awing)













