_buat: Muhammad Burhanuddin (Om Boer)_
Oleh: Rusdin Tompo*
Lelaki itu terus berjalan
Ia peka mengulurkan tangan
Silaturahmi menjadi rohnya pada sesiapa ia berkawan
Tanpa perlu menerakan namanya dalam daftar sumbangan kebajikan
Tangannya selalu ramah berbagi rona kebahagiaan
Meski ia tak banyak bersuara tetapi resonansinya terasa nyaman
Kerendahatian adalah sikap yang selalu ia tunjukkan
Binar matanya teduh penanda kebijaksanaan
Ia senyata laku siri na pacce dalam hidup keseharian
Setiap jalan yang ia tapaki wujud pengabdian pada kemanusiaan
Tanpa pilah pilih perbedaan
Sebab ia berkeyakinan
Kita bisa bertumbuh tangguh bila bersesama dalam kebersamaan
Itulah mengapa ia terus berjalan
Menyemai ide dan gagasan
Sebagai gerakan pemberdayaan
Dengan visi asta cita bagi Indonesia yang berkemajuan.
Makassar, 29 Maret 2026
*) Rusdin Tompo lahir di Ambon, 3 Agustus 1968. Merupakan inisiator Komunitas Puisi (KoPi) Makassar. Telah menerbitkan beberapa buku kumpulan puisi. Namanya tercantum dalam buku Apa dan Siapa Penyair Indonesia (Yayasan Hari Puisi Indonesia, 2017). Selain sebagai penulis, ia juga merupakan editor, dan penggiat literasi. Ia merupakan Koordinator Perkumpulan Penulis Indonesia SATUPENA Provinsi Sulawesi Selatan.












