NusantaraInsight, Makassar – Camat Tamalate, Muhammad Aril Syahbani, menginstruksikan seluruh RT dan RW di wilayahnya untuk segera memprioritaskan pendataan pendatang baru pasca-Idulfitri.
Langkah ini diambil menyusul melonjaknya arus balik warga yang membawa serta kedatangan pendatang baru, demi menjaga ketertiban administrasi dan stabilitas keamanan lingkungan.
Dalam rapat koordinasi dengan perangkat RT/RW di Kantor Camat Tamalate, Kamis (26/3), Muhammad Aril menekankan bahwa momen pasca-Lebaran selalu identik dengan peningkatan mobilitas penduduk.
“Setiap tahun, setelah Idulfitri, kita alami lonjakan penduduk signifikan. Banyak pemudik yang pulang membawa keluarga atau kerabat baru yang menetap sementara atau permanen. Ini harus diantisipasi sejak dini agar administrasi tetap rapi dan keamanan terjaga,” ujarnya.
Pendataan difokuskan pada identitas lengkap seperti KTP, alamat asal, durasi tinggal, dan pekerjaan.
“Tidak hanya untuk urusan kependudukan, tapi juga deteksi dini potensi gangguan seperti konflik sosial atau aktivitas mencurigakan,” tambah Aril.
Instruksi ini sejalan dengan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 Tahun 2021 tentang Pendataan Penduduk. Camat menargetkan pendataan rampung dalam dua minggu ke depan, dengan laporan mingguan ke kelurahan.
RT/RW diharapkan berperan aktif untuk melakukan pendataan.
Camat Tamalate juga mengimbau masyarakat melaporkan pendatang baru ke RT setempat untuk mempercepat proses.
“Kolaborasi semua pihak akan buat Tamalate tetap aman dan nyaman. Jangan tunggu masalah muncul baru bertindak,” pungkas Muhammad Aril.
Hingga kini, setidaknya 30 persen RT/RW telah memulai pendataan awal, dengan target penuh sebelum akhir Maret.
Langkah proaktif ini diharapkan meminimalkan risiko sosial di tengah dinamika pasca-libur Lebaran yang masih berlangsung hingga akhir pekan ini.












