Oleh Agus K Saputra
NusantaraInsight, Ampenan — Tidak dapat dipungkiri peran kewirausahaan/dunia usaha dalam “mendongkrak” pertumbuhan ekonomi. Siaran Pers Bank Indonesia pada 5 November 2024 antara lain mencatat sebagai berikut:
Pertama, pertumbuhan ekonomi Indonesia tetap terjaga baik di tengah peningkatan ketidakpastian pasar keuangan global. Data Badan Pusat Statistik (BPS) menunjukkan pertumbuhan ekonomi triwulan III 2024 tumbuh sebesar 4,95% (yoy), setelah pada triwulan sebelumnya tercatat 5,05% (yoy). Ke depan, pertumbuhan ekonomi 2024 diprakirakan berada dalam kisaran 4,7-5,5% (yoy) didukung oleh permintaan domestik.
Kedua, pertumbuhan ekonomi yang terjaga baik juga tecermin dari sisi Lapangan Usaha (LU) dan spasial. Dari sisi LU, seluruh LU pada triwulan III 2024 menunjukkan kinerja positif. LU Industri Pengolahan sebagai kontributor utama pertumbuhan juga tumbuh baik seiring permintaan domestik dan global yang terjaga. LU Akomodasi dan Makan Minum serta LU Transportasi dan Pergudangan tumbuh positif seiring dengan peningkatan mobilitas yang didorong oleh pelaksanaan event nasional dan internasional. Sementara itu, dari sisi spasial, pertumbuhan ekonomi triwulan III 2024 secara tahunan tumbuh positif di semua wilayah. Pertumbuhan ekonomi tertinggi tercatat di wilayah Sulawesi-Maluku-Papua (Sulampua), diikuti Bali-Nusa Tenggara (Balinusra), Kalimantan, Jawa, dan Sumatera.
Berikut peran dunia usaha dalam membangun ekonomi Indonesia (detikEdu, Senin, 7 Mar 2022 14.45 WIB):
1.Membuka jenis usaha baru
Pengembangan jenis usaha baru menambah heterogenitas usaha di Indonesia. Di samping menjadi kreatif dalam mengembangkan usaha, pengembangan ini juga memungkinkan perekrutan talenta baru atau penyerapan tenaga kerja.
2. Menyediakan lapangan kerja dan menyerap tenaga kerja
Ketika seorang wirausahawan membuka usaha, maka ia juga dapat turut membuka lapangan kerja bagi tenaga kerja yang membutuhkan. Karena itu, secara langsung, kewirausahaan dapat mengurangi tingkat pengangguran dan menyerap tenaga kerja.
3. Mengurangi kesenjangan ekonomi
Dengan adanya wirausaha, masyarakat yang masih pengangguran dapat langsung bekerja karena lapangan pekerjaan telah tersedia. Dengan bekerja maka masyarakat akan mendapatkan penghasilan sehingga kesenjangan antara orang kaya dan orang miskin bisa berkurang.
4. Menumbuhkan produktivitas nasional
Sebuah wirausaha dapat mengenalkan metode baru berproduksi yang lebih komersial, baik berdasarkan pengalaman maupun hasil kajian ilmiah dari suatu penelitian. Wirausaha juga dapat membuka pasar baru, baik dalam negeri ataupun di negara yang sebelumnya belum ada pasar. Keduanya dapat menumbuhkan produktivitas nasional.












