Sport  

Lamine Yamal, Anak ‘Broken Home’ yang Jadi Bintang

Paling baru, pemilik 10 caps ini menjadi pemain muda yang mencetak gol di semifinal Liga Champions pada usia 18 tahun 291 hari. Yamal melakukannya saat mengoyak gawang Inter Milan, sebuah fenomena yang menurut Ximone Inzaghi, terjadi setiap 50 tahun sekali.

Trivia (serba-serbu fakta). Lamine Yamal langsung disebut-sebut anak ideologis Lionel Messi. Julukan itu diberikan karena Yamal yang sama-sama jebolan La Masia seperti Messi. Sampai akhirnya muncul sebuah foto Yamal saat bayi yang dimandikan La Pulga (Messi) di media sosial. Sontak jagat sepak bola dunia geger. Usut punya usut, foto itu diambil pada tahun 2007, dalam acara kampanye yang diadakan di Ario Sport dan Unit di Stadion Camella.

br

Ketika itu Yamal berumur 6 bulan, sedangkan Messi sudah berusia 20 tahun. Ternyata foto itu sudah lama disimpan oleh keluarga Yamal dan baru saja tersebar karena tidak ingin anaknya disamakan dengan Messi yang sudah melegenda.

Trivia kedua, Yamal yang mengidolakan Messi yang setiap memakai sepatu Adidas seri X-50 itu pernah digunakan Messi. Uniknya, Yamal meminta Adidas menempelkan bendera Maroko dan Guinea Ekuatorial di sisi sepatunya. Hal itu dilakukan Yamal untuk menghormati asal dari kedua orang tuanya.

BACA JUGA:  Prediksi Susunan Pemain Indonesia Lawan Australia

Terakhir ada makna dari selebrasi dirinya setiap mencetak gol. Yamal akan menunjukkan gestur tangan yang seakan menunjukkan angka 304. Bila diselisik (diungkap, bukan “ditelisik”), angka 304 adalah digit terakhir dari kode pos lokal di daerah Rocafonda. Daerah yang sangat melekat di hati Yamal karena di sanalah ayahnya tinggal setelah berpisah dengan ibunya. Yamal memiliki memori yang sangat kuat dengan Rocafonda dan mengabadikannya pada setiap selebrasinya.

Lamine Yamal memilih menggunakan dua nama depannya, yakni Lamine Yamal itu. Dalam bahasa Arab, Lamine memiliki arti jujur atau dapat dipercaya. Nama itu berasal dari gelar Al Amin, sebutan untuk Nabi Muhammad saw. Sementara Yamal yang muslim merupakan variasi dari Jamal, berarti keindahan atau keanggunan.

Kompas.com menulis, Yamal berhasil membawa Barcelona menjuarai Liga Spanyol, mengangkat trofi Euro 2024 bersama Timnas Spanyol, lalu menjadi salah satu pemain penting saat negaranya melaju ke final Piala Dunia 2026. Kontrak baru yang diteken bersama Barcelona pada 2025 membuatnya menerima bayaran hingga 40 juta euro per tahun sebelum pajak.

BACA JUGA:  Jadwal Super League: Dewa United Jamu Persib Bandung 

Nilai tersebut belum termasuk kerja sama komersial dengan sejumlah merek dunia seperti Adidas, American Eagle, Visa, Coca-Cola, dan Beats by Dre. Meskipun telah meraih banyak pencapaian, Yamal mengaku tidak melupakan masa-masa sulit keluarganya di Rocafonda, kawasan di Mataro, Catalonia, yang dikenal sebagai salah satu lingkungan dengan tingkat kemiskinan tinggi di Spanyol.

brbr
brbr
br