Alako, Mendikdasmen Prof Abdul Mu’ti jadi Pembicara Utama pada Seminar Nasional Pendidikan di Sidrap

Makassar, NusantaraInsight — Ratusan perwakilan pendidikan dari seluruh Kabupaten/Kota di Sulawesi Selatan berkumpul menghadiri Seminar Nasional Pendidikan bertajuk “Transformasi Kebijakan Pendidikan Bermutu untuk Semua dalam Mewujudkan Indonesia Maju” yang digelar pada Kamis, 2 Juli 2026 mendatang.

Kegiatan dimulai pukul 12.45 WITA di Aula utama dengan mengenakan dress code Batik Kusuma Bangsa.

Seminar ini menghadirkan Prof. Dr. Abdul Mu’ti, M.Ed., Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah (Mendikdasmen), sebagai pembicara utama.

Seperti disampaikan oleh Sekretaris Umum PGRI Sulsel, Dr. Abdi, S.Pd.,M.Pd kepada media, Jumat (26/6/2026).

Menurut Abdi yang juga moderator pada Seminar Nasional Pendidikan ini menyampaikan bahwa tema ini diambil untuk menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak kepada pemerataan mutu pendidikan, peningkatan kapasitas guru, serta penguatan manajemen sekolah agar target Indonesia Maju 2045 dapat dicapai.

“Transformasi bukan sekadar perubahan dokumen kebijakan, melainkan implementasi nyata yang menyentuh guru, siswa, dan komunitas. Ini yang nantinya akan kita capai pada seminar nanti,” ujar Abdi yang juga Ketua BAN-PDM (Badan Akreditasi Nasional Pendidikan Anak Usia Dini, Pendidikan Dasar, dan Pendidikan Menengah) Provinsi Sulawesi Selatan ini.

BACA JUGA:  Kunjungi Sulsel 4–7 Mei 2026, Ketum PB PGRI Unifah Rosyid Siap Isi Seminar Nasional di Lutim

Menurutnya, acara ini juga menghadirkan narasumber dari organisasi guru, yakni Prof. Dr. Unifah Rosyidi, M.Pd. (Ketua PB PGRI) dan Prof. Dr. H. Hasnawi Haris, M.Hum. (Ketua PGRI Provinsi Sulsel).

Prof Unifah Rosyidi akan menggarisbawahi peran PGRI dalam advokasi peningkatan kesejahteraan guru dan pelatihan berkelanjutan.

Sementara Ketua PGRI Sulsel Hasnawi Haris memaparkan kondisi nyata di lapangan terkait kebutuhan supervisi akademik dan dukungan sarana-prasarana di sekolah-sekolah daerah.

“Kira-kira seperti itu gambaran Seminar Pendidikan yang akan digelar usai Pembukaan Pekan Olahraga Seni dan Pembelajaran (Porsenijar) 2026 di Sidrap nanti,’ ungkapnya.

“Hadir sebagai peserta 10 orang perwakilan dari masing-masing Kabupaten/Kota, terdiri atas kepala dinas atau pejabat Dinas Pendidikan, kepala kantor Kementerian Agama atau pejabat Kemenag, pengawas sekolah, kepala sekolah/madrasah, serta guru dan tenaga kependidikan. Panitia menyatakan seluruh peserta akan menerima e-sertifikat sebagai bukti keikutsertaan,” tambahnya.

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kegiatan ini menyorot beberapa isu strategis, antara lain: penyusunan kebijakan berbasis data, penguatan kompetensi guru melalui program berkelanjutan, pemanfaatan teknologi pendidikan untuk pemerataan akses, serta sinergi antar-institusi pemerintahan dan organisasi profesi.