Pada diskusi yang didukung oleh Forum Sastra Indonesia Timur (Fosait), Ikatan Penulis Muslim Indonesia (IPMI), Komunitas Anak Pelangi (K-apel) dan Kampus Lorong K-apel ini, menghadirkan dua narasumber yaitu, Prof Mardi Adi Armin (Guru Besar Unhas); Dr. Syafruddin Muhtamar (Akademisi UMI & penulis) dan Anil Hukma (Penulis). Acara ini juga dipandu oleh moderator terkemuka Anwar Nasyaruddin yang juga seorang Penulis, Penerbit dan Jurnalis.
Tak tanggung-tanggung, diskusi kumpulan puisi Senandung Sunyi ini dihadiri oleh sejumlah seniman, budayawan, akademisi dan juga jurnalis serta para penggiat literasi di Sulsel, seperti, Dr. Dahlan Abubakar, Andi Mahrus, Yudhistira Sukatanya, Prof. Hamdar Arayya, Syahriar Tato, Andi Ruhban, Rahman Rumaday dan juga Heny Suhaeni (Ketua PENBIS).
Sebagai pengisi Senandung Sunyi, Syahrir Rani Patakaki melantunkan puisi berjudul “Silajara Bonto Doangang” yang mengisi relung kalbu para peserta diskusi untuk mengetahui kabupateb Selayar yang kebetulan daerah asal penulis.













