Rapat Panitia Festival Sastra Kepulauan IX Tetapkan Jadwal Ketat dan Konsep Kolaboratif

Penataan harus memperhatikan sirkulasi karena kegiatan berlangsung paralel.

Ketua meminta agar kawasan festival memiliki identitas visual kepulauan dengan dekorasi yang mengadopsi unsur budaya maritim Sulawesi Selatan.
Riset lokasi dijadwalkan berlangsung 13–20 Juli 2026.

Narasumber dan Peserta

Bidang Acara menyatakan prioritas narasumber berasal dari Jakarta dan Makassar dengan pertimbangan kepakaran sastra dan seni pertunjukan.

Ketua meminta agar undangan narasumber dikirim lebih awal untuk memudahkan persiapan transportasi dan akomodasi. Keputusan rapat menyebutkan undangan resmi akan dikirim sebelum 20 Juli 2026.

Antologi Puisi Kepulauan

Bidang Penerbitan menyampaikan bahwa antologi puisi adalah luaran utama festival. Tahapan persiapan meliputi pengiriman karya penyair, kurasi, penyuntingan, layout, dan pencetakan.

Ketua mengingatkan agar tema kepulauan menjadi benang merah seluruh karya. Disepakati bahwa pengumpulan puisi dilaksanakan 10–15 Agustus 2026, dengan pencetakan dimulai 17 Agustus dan berlanjut hingga awal September 2026.

Publikasi dan Materi Promosi

Bidang Publikasi menyatakan semua identitas visual harus mengusung satu konsep desain agar branding festival kuat.

BACA JUGA:  Puisi Pensiun Aspar Paturusi Dapat Apresiasi dari Paguyuban Purnabhakti Pegawai Kemenpora RI

Ketua menegaskan logo mitra akan dimasukkan setelah kerja sama resmi rampung. Materi desain seperti baliho, spanduk, dan poster untuk kegiatan disediakan dan dapat diakses melalui tautan drive panitia.

Produksi konten media sosial akan dimulai selama masa pra-event, 13–20 Juli 2026.

Kerja Sama Kelembagaan

Bidang Humas menyampaikan fokus kerja sama diarahkan kepada Balai Bahasa, perguruan tinggi, Dewan Kesenian, komunitas sastra, komunitas teater, media massa, dan pemerintah daerah.

Ketua meminta agar setiap kerja sama menghasilkan kontribusi nyata, baik peserta, narasumber, publikasi, maupun fasilitas pendukung.

Bidang Humas ditargetkan menyelesaikan seluruh kerja sama sebelum 13 Juli 2026.

Hasil rapat

Dari rapat disahkan beberapa keputusan kunci:
1. Konsep Festival Sastra Kepulauan IX disahkan sebagai festival kolaboratif berbasis sastra dan seni pertunjukan kepulauan.
2. Seluruh divisi diminta mulai bekerja sesuai timeline Juli.
3. Bidang Humas harus menyelesaikan seluruh kerja sama sebelum 13 Juli 2026.
4. Bidang Acara menyusun konsep workshop, dialog, lomba, dan pertunjukan.
5. Sekretariat menyelesaikan Petunjuk Teknis Peserta paling lambat 21 Juli 2026.
6. Bidang Publikasi menyelesaikan seluruh materi promosi selama masa pra-event (13–20 Juli 2026).
7. Bidang Perlengkapan melakukan survei dan desain kawasan festival (13–20 Juli 2026).
8. Bidang Penerbitan menyiapkan mekanisme pengumpulan naskah Antologi Puisi (10–15 Agustus 2026 untuk pengumpulan; pencetakan mulai 17 Agustus).
9. Rapat pemantapan dijadwalkan pada 31 Juli 2026 sebagai evaluasi akhir sebelum masuk tahap produksi kegiatan.
10Kontak dan sumber materi visual terkait desain acara tersedia pada folder panitia di: https://drive.google.com/drive/folders/1rwYnp84z_TMDYcdgUR0g7k7vNHfiQv9?usp=sharing

br
br