RAMNUT/ROHIS SMAN 5 Makassar Gelar SABIT

Hal senada disampaikan Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Dra. Hj. Rondiyah, M.Pd., yang memberikan apresiasi tinggi kepada pengurus RAMNUT/ROHIS atas kreativitas dan konsistensinya menghadirkan kegiatan pembinaan yang positif. Menurutnya, sekolah sangat mendukung setiap aktivitas yang mampu memperkuat karakter, membangun budaya religius, dan menjadi benteng moral di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks. Ia berharap kegiatan seperti SABIT terus dilaksanakan secara berkelanjutan agar menjadi wadah pembinaan generasi yang unggul, berprestasi, dan berakhlak mulia.

Memasuki sesi utama, pemateri yang sengaja diundang dari luar sekolah yaitu Rahman Rumaday, Founder Komunitas Anak Pelangi (K-apel) dan Kampus Lorong, dengan tema materi yang dibawa “BERTUMBUH LEVEL UP: Upgrade Iman, Upgrade Akhlak, Upgrade Hidup.”

Dalam penyampaiannya, Rahman Rumaday mengajak para pelajar untuk memahami bahwa pertumbuhan bukan hanya soal usia atau prestasi akademik, melainkan bagaimana seseorang terus meningkatkan kualitas iman, karakter, dan cara menjalani hidup.

Ia menekankan bahwa generasi muda hari ini hidup di era digital yang sangat cepat, sehingga yang perlu terus diperbarui bukan hanya sebatas unggahan di media sosial, tetapi hati dan hubungan dengan Allah SWT.

BACA JUGA:  Mahasiswa Bima Gagas Sosialisasi Lulusan SMA di KM Tilongkabila.

“Bertumbuh dalam iman berarti upgrade hati, bukan cuma update story.”

Menurutnya, hati yang dekat dengan Allah akan melahirkan ketenangan, semangat belajar, serta kemampuan menghadapi berbagai persoalan hidup dengan lebih bijaksana.

Pada sesi berikutnya, ia mengangkat pentingnya akhlak sebagai identitas utama seorang muslim.

“Good looking itu bonus, good attitude itu keharusan.”

Ia menjelaskan bahwa penampilan memang dapat menarik perhatian, tetapi akhlaklah yang membuat seseorang dihormati, dipercaya, dan dikenang sepanjang hayat.

Rahman Rumaday juga mengingatkan bahwa ukuran keren seorang pelajar bukanlah popularitas di media sosial.

“Yang bikin kamu keren bukan followers, tapi karaktermu.”

Pesan tersebut disambut antusias oleh para peserta yang menyimak materi dengan penuh perhatian.