“Menguasai Bahasa Inggris berarti membuka jendela dunia. Jadilah pebelajar Bahasa Inggris yang gigih, karena keberhasilan hanya milik mereka yang terus berusaha. Jadilah pula pebelajar yang mandiri, karena dengan kemandirian, kita membangun kepercayaan diri untuk berinteraksi dan berkarya di dunia yang tanpa batas,” lantang Guru Besar dalam bidang Ilmu Pengajaran Bahasa Inggris Fakultas Ilmu Budaya Unhas mengakhiri pidato ilmiahnya dengan mengutip satu kata bijak sebagai motivasi bagi mereka yang ingin menguasai bahasia dunia tersebut.
Sidang Senat Akademik Unhas ini diakhiri dengan sambutan Rektor Unhas Prof. Dr. Ir. Jamaluddin Jompa, M.Sc yang antara lain mengungkapkan jumlah guru besar terbanyak di Indonesia adalah Universitas Gajah Mada (UGM) Yogyakarta dan Unhas Makassar, setiap tahun bergantian menempati urutan 1 dan 2. Selesai memberikan sambutan, Rektor selanjutnya memberikan ucapan selamat kepada Prof. Dra. Nasmilah, Dip.TESL, M.Hum, Ph.D dan tiga guru besar lainnya yang dikukuhkan bersamaan, yakni Prof. Dr. Mursalim, SE, M.Si, Prof. Dr. Abdul Rahman, SE, MS, dan Prof. Dr. Maat Pono, SE, M.Si. Ketiganya guru besar pada Fakultas Ekonomi dan Bisnis Unhas.
Kegembiraan atas pengukuhan jabatan guru besar dan diterimanya dirinya sebagai Anggota Dewan Profesor ke-545 kemudian diwujudkan Prof. Dra. Nasmilah, Dip.TESL, M.Hum, Ph.D dengan menggelar acara syukuran makan siang bersama di lantai 1 Gedung Rektorat Unhas yang dihadiri keluarga besarnya, teman-teman dosen Fakultas Ilmu Budaya Unhas, dan puluhan sahabat-sahabatnya dari alumni SMANSA 82. (*)












