Prof.Dr. Tasmin Tangngareng, M.Ag: Hadis Nabi Justru Digunakan Menjustifikasi Kekerasan Simbolik

“Saya juga berharap kepada mahasiswa, peneliti, dan para dai muda agar tidak berhenti pada pengulangan narasi keislaman plastik, tetapi berani melakukan rekonstekstualisasi dan rekonstruksi hadis dengan semangat etis, inklusif, dan bertanggung jawab secara metodologis,” kunci Prof. Tasmin Tangngareng. (mda).

BACA JUGA:  SD Islam Darul Fikri Makassar Ikuti workshop Penyuluhan & Edukasi Pencegahan Usia Dini