O2SN Makassar 2026 Ditutup, Kadis Pendidikan : Bukan Sekadar Ajang Kompetisi Untuk Memperebutkan Gelar Juara, Tetapi Juga Jadi Sarana Pembinaan Karakter

Selain itu, kompetisi ini juga menjadi ruang untuk menemukan dan membina atlet-atlet muda yang kelak mampu mengharumkan nama Kota Makassar di tingkat provinsi maupun nasional.

Ia berharap ke depan dukungan terhadap para atlet pelajar dapat terus ditingkatkan. Bahkan, pada pelaksanaan tahun berikutnya, pemerintah berupaya menghadirkan bentuk penghargaan yang lebih besar bagi para juara.

“Kita berharap tahun depan tidak hanya piala yang kita lihat, tetapi juga ada uang pembinaan. Semoga itu bisa terwujud sebagai bentuk apresiasi dan motivasi bagi anak-anak kita,” harapnya.

Ia mengungkapkan, sebagai bentuk penghargaan atas prestasi yang diraih peserta, Pemerintah Kota Makassar memberikan beasiswa kepada para pemenang.

Beasiswa tersebut diberikan kepada juara satu, dua, dan tiga sebagai bagian dari program pembinaan dan motivasi bagi siswa berprestasi.

“Untuk yang menang kita akan berikan beasiswa berprestasi. Juara satu, dua, dan tiga akan mendapatkan beasiswa dari Pemerintah Kota Makassar,” tuturnya.

“Ini adalah salah satu bentuk pembinaan untuk anak-anak kita sekaligus dorongan agar mereka terus melakukan hal-hal yang positif,” sambung Achi.

BACA JUGA:  Kolaborasi SMPN 1 Menuju, Mahasiswa KKN-T 113 Posko Desa Pattallikang Gelar Lomba Karya Kolase dan Pameran Seni

Lebih lanjut, mantan Kepala DP3A itu menegaskan bahwa kegiatan olahraga, seni, dan budaya yang difasilitasi sekolah merupakan bagian dari implementasi Permendikdasmen Nomor 6 Tahun 2026 tentang pengembangan budaya aman dan nyaman di lingkungan sekolah.

Menurutnya, kebijakan tersebut juga sejalan dengan program pembinaan karakter peserta didik melalui PP Tunas yang mendorong pembatasan penggunaan gawai pada anak-anak dengan mengalihkan aktivitas mereka ke kegiatan yang lebih positif dan produktif.

Dia menegaskan, rujukan tersebut beririsan dengan PP Tunas yang baru terkait pembatasan penggunaan gadget pada anak-anak, tetapi pengalihannya melalui kegiatan-kegiatan yang positif.

Karena itu, selaku kepala Dinas Pendidikan Kota Makassar, terus mendorong seluruh sekolah untuk menghadirkan kegiatan ekstrakurikuler yang berkualitas dan mampu menjadi wadah pengembangan potensi peserta didik sesuai minat dan bakat masing-masing.

“Apalagi ekstrakurikuler mereka di sekolah keren-keren. Kita berharap semua sekolah di Makassar memiliki kegiatan ekstrakurikuler yang bisa membanggakan siswa-siswi dan sekolahnya,” jelasnya.

“Yang pasti dibutuhkan sinergi dan kolaborasi dengan orang tua agar berkomitmen mendorong anak-anaknya mengikuti kegiatan ekstrakurikuler,” lanjutnya.

BACA JUGA:  Siswi SMA IT Al-Hikmah Amanah Ummah Maros Selesaikan Tasmi' 7 Juz

Di akhir sambutan, Achi berpesan kepada seluruh peserta agar terus bersemangat mengembangkan kemampuan mereka.