KKN Prestasi 116 Unhas Edukasi Literasi Digital “Generasi Digital Cerdas” di SMPN 20 Manggala

Makassar, NusantaraInsight — Sebanyak 31 siswa kelas VII SMPN 20 Manggala mengikuti kegiatan sosialisasi edukasi literasi digital melalui program “Generasi Digital Cerdas: Bijak Bermedia di Era Digital” yang dilaksanakan pada 4 Agustus 2026 di SMPN 20 Manggala, Kelurahan Manggala, Kota Makassar. Kegiatan ini merupakan program kerja individu Inayah Azzahra Novareyna Safitri, mahasiswa Program Studi Ilmu Komunikasi angkatan 2023 dalam rangkaian kegiatan KKN Prestasi Gelombang 116 Universitas Hasanuddin.

Program ini bertujuan memberikan pemahaman kepada siswa mengenai penggunaan teknologi dan media digital secara bijak, aman, dan bertanggung jawab. Edukasi tersebut diberikan sebagai upaya membekali siswa dengan pengetahuan yang relevan dengan kehidupan mereka yang semakin dekat dengan teknologi dan ruang digital.

Dalam kegiatan tersebut, siswa mendapatkan materi mengenai literasi digital, penggunaan teknologi secara bijak, pengenalan Artificial Intelligence (AI), jejak digital, perlindungan data pribadi, etika bermedia, serta cyberbullying. Materi disampaikan dengan bahasa yang sederhana dan dikaitkan dengan situasi yang dekat dengan kehidupan sehari-hari siswa kelas VII.

BACA JUGA:  Kolaborasi Mahasiswa KKNT Unhas dengan BPD Mahalona dalam Penyusunan Peraturan

Agar kegiatan tidak berlangsung secara satu arah, penyampaian materi dikombinasikan dengan aktivitas interaktif. Siswa diajak menanggapi berbagai situasi yang berkaitan dengan penggunaan media digital serta menyampaikan pendapat mengenai tindakan yang tepat dan tidak tepat.
Salah satu sesi yang mendapat respons aktif dari siswa adalah “Setuju atau Tidak Setuju”.
Dalam sesi ini, siswa diberikan sejumlah pernyataan mengenai perilaku di ruang digital dan diminta menentukan sikap sekaligus menjelaskan alasannya. Pernyataan yang diberikan mencakup situasi seperti mempercayai seluruh informasi di internet, mengunggah foto teman tanpa izin, mengejek teman melalui media digital, serta penggunaan teknologi sebagai alat bantu dalam proses belajar.

Antusiasme siswa terlihat selama kegiatan berlangsung. Siswa tidak hanya menyimak materi, tetapi juga aktif menjawab pertanyaan, memberikan tanggapan, menyampaikan pendapat, dan terlibat dalam diskusi. Interaksi tersebut membuat kegiatan berlangsung secara dua arah sekaligus memberikan kesempatan kepada siswa untuk menghubungkan materi dengan pengalaman dan situasi yang mungkin mereka temui di dunia digital.

Pada akhir kegiatan, siswa mengikuti post-test interaktif untuk mengetahui pemahaman setelah menerima materi. Sebagai bentuk apresiasi terhadap partisipasi siswa, diberikan pula hadiah sederhana kepada siswa yang aktif selama kegiatan berlangsung.