Selain itu pula, tambah Prof. Fachirah, kegiatan ini juga bertujuan untuk meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan masyarakat petani. Juga memperkuat hubungan antara perguruan tinggi dengan masyarakat, menciptakan kerjasama yang saling menguntungkan dan berkelanjutan dalam pembangunan lokal.
“Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah penyuluhan dan pelatihan pembuatan persemaian serta penanaman cabai di pekarangan. Kelompok tani diajarkan cara menyiapkan bibit sehat dengan naungan atap plastik UV. Selain itu pula, diajarkan pembuatan pupuk, zat pengatur tumbuh dan pestisida nabati, serta biochar,” tandasnya. (*)












