Dies Natalis ke-63, UKI Paulus Buka Ruang Kebersamaan Kampus dan Masyarakat Lewat Fun Walk

UKIP Mengabdi bagi Negeri

Ketua Panitia Dies Natalis ke-63 UKI Paulus, Prof. Dr. Yoel Pasae, S.T., M.T., mengatakan peringatan tahun ini mengusung semangat “UKI Paulus Mengabdi bagi Negeri.”

br

Menurutnya, Dies Natalis dirancang tidak hanya dalam bentuk kegiatan seremonial.

Sejumlah kegiatan akademik, sosial, olahraga, seni, spiritualitas, dan pengabdian kepada masyarakat telah digelar sepanjang Agustus 2026.

“Kami ingin ada keseimbangan antara akademik, pengabdian, olahraga, seni, spiritualitas, dan kebersamaan. Semua menjadi bagian dari kehidupan sebuah perguruan tinggi,” kata Prof Yoel.

Sebelumnya, rangkaian Dies Natalis diisi pelayanan kesehatan gratis, seminar nasional, pertandingan olahraga, Pameran KKN Tematik, Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB), hingga lomba musik gerejawi.

Senam Gembira dan jalan santai pada Sabtu ini menjadi salah satu agenda yang secara khusus diarahkan untuk membangun kebersamaan dalam suasana lebih terbuka.

Menuju Puncak Dies Natalis ke-63
Selepas kegiatan jalan santai, UKI Paulus masih memiliki sejumlah agenda menuju puncak peringatan Dies Natalis.

Yudisium dijadwalkan berlangsung pada 31 Agustus 2026, kemudian kegiatan spiritualitas dan gladi bersih pada 1 September 2026.

BACA JUGA:  Sekdisdik Wajo Buka Lokakarya CGP Angkatan 11

Puncak Dies Natalis ke-63 UKI Paulus dijadwalkan berlangsung Rabu, 2 September 2026, sekaligus dirangkaikan dengan wisuda dan pelantikan mahasiswa baru.

Prof Agus berharap momentum Dies Natalis semakin memperkuat kebersamaan keluarga besar UKI Paulus sekaligus mempererat hubungan kampus dengan masyarakat.

Melalui Senam Gembira dan jalan santai, UKI Paulus ingin menghadirkan perayaan hari jadi yang tidak hanya dirasakan di dalam kampus, tetapi juga menjadi ruang kebersamaan dengan masyarakat yang selama ini tumbuh dan hidup berdampingan dengan UKI Paulus.***

br
br