BUKAN AKHIR DUNIA

Boleh jadi, di balik apa yang kita anggap sebagai akhir, Allah sedang menyiapkan awal dari perjalanan yang jauh lebih baik.

Lirik lagu “ Akhir Dunia “ seperti berikut :

Begitu banyak kisah, yang datang silih berganti

Tak henti mewarnai, setiap jejak langkahmu

Begitupun adanya kepingan makna dirimu

Yang terserak diantara lembaran kisah hidupmu

Dan kini kau terjebak ditengah riuh dunia

Terhimpit diantara hitam putih kehidupan

Sementara sang waktu, tak akan mau menunggu

Seiring denyut hidup, ia kan terus berdetak

Saat langkahmu terhenti, dan gelap

Menyelimuti hatimu

Sebaiknya kini engkau mulai berenang

Sebelum kau terhanyut, deras arus kehidupan

Dan jangan pernah merasa, inilah akhir dunia

Seolah tak ada lagi, jalan untuk kembali

Saat jiwamu meredup

Saat kegelapan menyelimutimu

Sisakan satu ruang untuk bercermin

Dan dengarkan mata hatimu berkata

Jangan pernah berhenti

Mengejar semua mimpimu

Karena ini bukanlah

Sebuah akhir dunia

Bukanlah akhir dunia

Bukanlah akhir dunia

 

Lagu “Akhir Dunia” adalah sebuah karya musikal yang tidak hanya menawarkan keindahan melodi dan kekuatan vokal, tetapi juga menyimpan kedalaman spiritual yang layak direnungkan. Di balik liriknya yang tampak seperti pesan motivasi untuk bangkit dari keterpurukan, sesungguhnya lagu ini mengandung dimensi religi yang sangat kuat: ajakan untuk kembali kepada jati diri, untuk tidak berputus asa dari rahmat Allah, dan untuk melihat setiap kesulitan sebagai bagian dari perjalanan ruhani menuju kesempurnaan iman.

BACA JUGA:  Warkop Parlemen

 

 

Tidak. Ini bukan akhir dunia.

Selama Allah masih memberikan kita napas, masih ada kesempatan untuk memperbaiki kehidupan. Selama jantung masih berdetak, masih terbuka ruang untuk berikhtiar. Dan selama hati masih mampu berdoa, berarti pintu untuk kembali kepada Allah masih terbuka.

Kita sering menilai hidup hanya dari apa yang terjadi hari ini. Ketika gagal, kita menganggap masa depan akan gagal. Ketika kehilangan, kita merasa kebahagiaan telah pergi. Ketika sebuah pintu tertutup, kita lupa bahwa Allah memiliki jalan lain yang belum kita ketahui.

Padahal hidup bukan hanya tentang apa yang terjadi kepada kita, tetapi bagaimana kita menyikapinya.

Ada orang yang jatuh lalu menyerah. Ada pula yang menangis, mengusap air mata, kemudian bangkit sambil berkata, “Bismillah, saya akan mencoba lagi.” Di situlah iman mengajarkan bahwa kekuatan bukan berarti bebas dari masalah, melainkan mampu melewati masalah dengan tetap percaya kepada Allah.

 

Tidak Semua yang Kita Inginkan Baik

Manusia membuat rencana, tetapi Allah menentukan hasilnya. Jalan yang kita inginkan terkadang tidak terbuka, bahkan kita diarahkan menuju sesuatu yang tidak pernah kita bayangkan.