“Permata Karya” Kembong Daeng

Penulis juga memasukkan pandangan dari orang-orang yang mengenalnya, sehingga kita sebagai pembaca akan mendapatkan impresi dari orang pertama, para saksi mata. Orang-orang yang mengenal dekat Beliau, sejak masih sekolah, mahasiswa, hingga ia menjadi Guru Besar di UNM itu memberi testimoni layaknya actuality voice dalam jurnalisme radio.

Prof. Dr. Kembong Daeng,M.Hum. membuktikan bahwa hanya diri kita yang mampu mengubah nasib kita. Dari nothing menjadi something, dari seseorang yang tidak dianggap menjadi orang yang diapresiasi karena prestasi.

Pendidikan oleh Kembong Daeng dijadikan sebagai jalan untuk menapaki tangga-tangga keberhasilan, sekaligus pengabdian. Semua itu tak membuatnya jemawa. Ia tetap rendah hati, bersahaja, dan selalu melafazkan rasa syukur kepada Allah Swt.

Beliau tak henti-henti mengucapkan terima kasih kepada setiap orang yang berjasa padanya. Sungguh suatu teladan yang patut dicontoh.

Terima kasih Prof. sudah mempercayakan buku ta untuk saya utak-atik. Sebuah kehormatan bagi saya, jadi editor buku Autobiografi Permata Karya ini. (*)

*) Dikembangkan dari Pengantar Editor pada buku Autobiografi Permata Karya, penulis Kembong Daeng, penerbit Pakalawaki, 2024

BACA JUGA:  Obituari Eddie Marzuki Nalapraya “Diselamatkan” dari Tangkapan Intel