Pada bagian akhir sambutannya, Indira mengutip beberapa bagian dari puisi karya Dorothy Law Nolte yang berjudul “Anak-Anak Belajar dari Apa yang Mereka Alami dalam Kehidupan Ini”. Dia kemudian menutup sambutannya dengan mengatakan “Dari Keluarga, Kehidupan Anak Mulai Menapak, dari Hatinya PKK, Kita Wujudkan Makassar Kota Layak Anak”. (*)
Indira Jusuf Ismail, PKK, dan Kota Layak Anak
Baca Juga
Rekomendasi untuk kamu

Saya pun menyarankan datang kontrol matanya yang habis dioperasi setahun lalu di Makassar, Ayah masih ragu-ragu. Namun saya menjelaskan, mungkin nanti setelah menjalani kontrol dan katarak di mata kanan dioperasi,…

Dan ketika mereka akhirnya menyadari, sering kali semuanya sudah terlambat. -000- Tiga hal di atas agaknya menjadi sumber kegelisahan banyak civil society. Tetapi saya tetap optimis pada Prabowo. Mengapa Saya…

Dengan begitu, akan meningkatkan visibilitas konten, membangun reputasi positif, dan mendorong interaksi organik yang sehat. Pada gilirannya, berita dan konten Jurnalisme Positif akan memicu “deep engagement”, di mana berita/konten bukan…

“Saya mesti membuat karya yang menyejukkan hati orang lain” Kilahnya. Jadilah Anzul juragan “Kampung Garam.” Sebagai perupa autodidak ia serius berupaya mematangkan konsep kerjanya dengan intens berdiskusi bersama sahabatnya Ahmad…

“Ya Allah… jangan biarkan saya kembali seperti dulu,” bisik saya pelan. Air mata hampir jatuh, tapi saya tahan. Setelah itu, orang-orang mulai saling bersalaman. Suara “mohon maaf lahir dan batin”…








