Setelah jemaah kembali ke Indonesia, saya bergabung kembali dengan istri di salah satu hotel di Jeddah. Istri juga mendampingi dua anak panti asuhan dari Bulukumba yang dihajikan oleh Pak Ande. Ada juga Ibunda dari Mustari Ato yang selalu bersama istri.
Selama beberapa hari di Jeddah saya bisa melepaskan rindu sepuas hati dengan istri. Kecuali satu, sebab ‘hajjah’ baru ini, sedang itu…Ha..ha..
Selamat hari Raya Idul Adha. Maaf lahir dan batin. (*).












